HALO KENDAL – Sebagai salah satu Sekolah Adiwiyata di Kabupaten Kendal, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kendal, terus menerapkan sadar lingkungan sejak dini kepada para siswanya.
Salah satunya dengan menerapkan program pengurangan sampah plastik dengan membawa bekal makanan dan minuman dari rumah.
Koordinator Pokja Pengelolaan Sampah MIN 1 Kendal, Arni Nuria mengatakan, gerakan pengurangan sampah dan membawa bekal makanan ini sangat didukung wali siswa. Selain itu, pihak kantin madrasah juga sudah mulai mengurangi penggunaan plastik.
“Semua mendukung program pengurangan sampah plastik di MIN 1 Kendal, baik wali siswa dengan membawakan bekal kepada anak, maupun penjual di kantin yang tidak menyediakan wadah plastik,” ujarnya, Rabu (15/3/2023).
Arni menambahkan, dukungan dari para wali siswa ditunjukkan dengan selalu menyiapkan bekal makanan dan minuman kepada anak-anaknya setiap hari.
“Sedangkan pihak sekolah melalui wali kelas, juga telah menyediakan piring dari gelas untuk siswa yang tidak membawa bekal makanan dan minuman,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah MIN 1 Kendal, Subiyono mengatakan, para guru membiasakan perilaku ramah lingkungan kepada para siswa. Dengan membiasakan membawa bekal dari rumah.
“Sehingga bisa mengurangi produksi sampah plastik. Teknisnya, para guru mensosialisasikan gerakan membawa bekal makanan dan minuman kepada para siswa dan wali murid,” ujarnya.
“Jadi di sini siswa tidak diperkenankan jajan di kantin, sebelum bekal mereka habis dimakan,” imbuh Subiyono.
Dirinya menjelaskan, dengan membawa bekal makanan dari rumah, selain bertujuan mengurangi sampah juga agar hidup sehat. Pasalnya, dengan bawa bekal makanan, bisa dipastikan makanannya sehat dan higienis.
Sedangkan, untuk di kantin tidak disediakan gelas plastik maupun kemasan. Sehingga para siswa yang membeli harus membawa wadah bekal makan dan minum yang sudah dibawa dari rumah.
“Aturan ini dibuat dan diterapkan supaya para siswa memiliki karakter ramah lingkungan. Ini juga bentuk implementasi Sekolah Adiwiyata di MIN 1 Kendal,” jelas Subiyono.(HS)