in

Benamkan Mantan Juara Kelas Bantam

HALO SEMARANG – Merab Dvalishvili sukses membenamkan mantan juara kelas bantam Ultimate Fighting Championship (UFC), Petr Yan, dalam UFC Vegas 71, 12 Maret lalu.

Petarung asal Georgia itu berhasil mematikan permainan terbaik Yan dalam hal striking.

Keganasan Dvalishvili dalam takedown dengan menangkap kaki membuat jagoan berkebangsaan Rusia itu kalah angka mutlak selama lima ronde.

Merab mencontoh gaya bertarung eks juara divisi ringan UFC, Khabib Nurmagomedov.

Serangan ke arah kaki yang terus dilancarkan Si Mesin, julukan Dvalishvili, benar-benar menjadikan Yan mati kutu.

Dia sama sekali tak mampu mengembangkan senjata andalannya, yakni pukulan dan tendangan.

Merab melakukan tekanan luar biasa dengan tendangan ke arah kepala.

Selain menendang, dia juga aktif menyerang kaki lawannya.

Si Mesin total melakukan 49 upaya takedown yang merupakan sebuah rekor baru UFC.

Rekor terbanyak takedown sebelumnya atas nama Cain Velasquez sebanyak 33 kali.

Kini, Merab (32) sudah menang sembilan kali beruntun di oktagon.

Peringkatnya saat ini di posisi ketiga, dan diperkirakan bakal naik.

Si Mesin merupakan pemegang sabuk hitam judo.
Catatan tarungnya di ajang mixed martial arts (MMA) adalah 16 kali menang dan empat kali kalah.

Sabuk juara kelas bantam masih dikuasai Aljamain Sterling. (HS-06)

Belum Terjamin Jadi Starter

Pesimistis Tatap Seri Pertama