HALO SEMARANG – Polri telah meminta keterangan kepada 24 orang, terkait insiden kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara.
Langkah itu dilakukan guna menelusuri penyebab kebakaran, yang terjadi pada Jumat (3/3/2023) itu.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, mengatakan orang-orang yang diperiksa, termasuk operator, supervisor, petugas keamanan, dan warga.
“Terdiri atas 8 orang operator supervisor, 2 orang pihak keamanan, dan 14 orang masyarakat,” kata Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, seperti dirilis tribratanews.polri.go.id.
Sementara itu hingga Rabu (8/3/2023) masih terus berupaya melakukan penanganan terbaik bagi korban dan pengungsi bencana kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Rawa Badak Selatan, Jakarta Utara,
Penanganan tersebut termasuk termasuk memastikan kondisi korban dan pengungsi mendapatkan kebutuhan dasarnya, seperti makanan dan pakaian melalui bantuan yang diberikan.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji, dalam Siaran Pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Rabu (8/3/2023), mengatakan bantuan yang telah disalurkan, adalah makanan, pakaian, dan obat-obatan.
“Bantuan ini akan terus diupayakan untuk disalurkan secara optimal dan kontinyu. Hal ini adalah upaya kami untuk memastikan kondisi korban dan pengungsi dapat memenuhi kebutuhan dasarnya,” kata dia, seperti dirilis laman resmi Pemprov DKI.
Adapun untuk pengungsian, menurut data BPBD DKI, hingga pukul 06.00 WIB pagi tadi, termasuk tambahan posko pengungsian yang dekat lokasi rumah penduduk, tercatat jumlah pengungsi saat ini sebanyak 256 jiwa.
Sebanyak 157 orang dari mereka mengungsi di halaman Kantor PMI Jakarta Utara berkurang 15 jiwa; RPTRA Rasella 19 jiwa; dan Posko Pengungsian RW 09 Kelurahan Rawa Badak Selatan berjumlah 80 jiwa.
Untuk Data Penanganan Korban, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, hingga pukul 06.00 WIB, korban meninggal berjumlah 19 orang. Adapun 35 orang masih dalam penanganan tim medis di 9 rumah sakit.
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta di Plumpang, Posko PMI Jakarta Utara dan RPTRA Rasela telah melayani 273 layanan, di antaranya layanan cetak Kartu Tanda Penduduk (KTP), cetak Kartu Keluarga (KK), pendaftaran Identitas Kependudukan Digital (IKD), permohonan akta lahir, dan konsultasi.
Adapun bantuan dari BPBD DKI Jakarta, adalah pengerahan 50 personel dan mendirikan 2 tenda pengungsi di RPTRA Rasela dan Wali Kota Jakarta Utara.
BPBD juga telah mendistribusikan bantuan berupa air mineral, sarung, selimut, mukena, terpal, matras, family kit, kidsware, sandang, kantong jenazah, sabun batangan, wipol, hand sanitizer, masker, kipas angin, alas tenda dan megaphone.
BNPB juga memberikan bantuan, berupa tenda pengungsi, tenda keluarga, paket sembako, serta selimut dan matras.
Relah diserahkan pula bantuan dari Dinas Sosial DKI Jakarta, untuk penyintas kebakaran di Kelurahan Rawa Badak Selatan, berupa bahan pangan, yakni beras, mie instan, ikan kaleng dan kecap.
Selain itu juga sandang berupa kaos, daster, pakaian dalam pria dan wanita, selimut dan handuk.
Bantuan lainnyua yang diberikan Dinsos DKI Jakarta adalah berupa matras, terpal, air mineral, pempers dewasa, makanan siap saji dan biskuit.
Untuk Dukungan Pelayanan Kesehatan, telah ada pelayanan kesehatan di dua posko pelayanan (RPTRA Rasela dan PMI) yang siaga 24 jam; 3 unit ambulans AGD per shift; sistem rujukan ke RS yang sudah ditunjuk yakni: RSUD, RS BUMN, RSCM, RS Polri, dan RS Swasta.
Dilakukan pula pendataan pengungsi untuk penyakit menular dan tidak menular, sebagai bentuk pengendalian penyakit; pengecekan limbah / sanitasi lingkungan; pengecekan ketersediaan air bersih dan air minum; serta pemantauan sampah.
Dinkes dan pihak terkait, juga melakukan pemeriksaan sampel makanan; pemberian makanan tambahan (PMT) kepada balita dan ibu hamil; pemantau menu di dapur umum dan higiene sanitasi,
Selain itu juga dilakukan pemeriksaan ibu hamil, dan menyiapkan lokasi pengungsian khusus ibu hamil; pemberian paket obat dan pendampingan trauma healing untuk anak-anak; dan posko pemberian makanan di RW 01 Kelurahan Rawa Badak Selatan.
Pemprov DKI Jakarta terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam penanganan kebakaran ini, karena melindung warga dan memastikan keselamatan warga adalah hal yang paling utama. (HS-08)