HALO SEMARANG – Mengangkat kembali aliran musik dangdut Melayu, Satpol PP Kota Semarang bekerja sama dengan Forum Wartawan Balai Kota (Forwakot) menggelar lomba Menyanyi Lagu Dangdut. Event lomba menyanyi dandut ini segaligus untuk memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) 2023, dan HUT kota Semarang ke-476.
Adapun audisi peserta secara langsung, bakal dilakukan di Kantor Satpol PP Kota Semarang pada pekan depan, yakni 9 Maret mendatang. Sementara animo masyarakat untuk mengikuti lomba ini tinggi. Hal ini terlihat dari jumlah peserta yang telah mendaftarkan diri mencapai ratusan orang sejak masa pendaftaran mulai 14 Februari hingga Senin (27/2/2023).
Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, jumlah peserta yang masuk sudah mencapai 135 peserta. “Pendaftaran sebenarnya dibuka sampai hari H audisi, namun karena animonya sangat tinggi kita batasi sebanyak 150 peserta. Jika kuotanya sudah tercapai, pendaftaran akan kita tutup,” terangnya, Senin (27/2/2023).
Fajar menjelaskan, nantinya para peserta audisi memilih salah satu dari enam judul lagu wajib. Untuk peserta wanita, salah satunya lagu wajib yaitu “Wakuncar” yang dipopulerkan Camelia Malik. Lalu, ada “Mati Aku” yang dipopulerkan oleh Rita Sugiarto.
Sementara untuk peserta pria, kata Fajar, wajib memilih dari salah satu lagu dangdut Melayu, di antaranya “Pandangan Pertama” dan “Sharmila” yang dipopulerkan A Rafiq atau “Gadis Malaysia” yang dipopulerkan Yus Yunus.
“Kita coba mewadahi musisi atau penyanyi dangdut Melayu yang merupakan musik asli Indonesia,” ujar mantan pengurus Persatuan Artis Melayu Indonesia (PAMI) Kota Semarang ini.
Fajar menerangkan, hasil dari audisi yang dilakukan di kantor Satpol PP, nantinya hanya akan diambil 30 sampai 35 peserta untuk maju ke babak Grand Final yang akan diselenggarakan di Polder Tawang, Sabtu (18/3/2023). Selain berkompetisi, pada hari yang sama juga akan digelar berbagai acara, seperti Lomba Mancing, Lomba Masak, dan berbagai kegiatan lain yang digelar Forwakot bersama Pemerintah Kota Semarang.
Sementara pemerhati Musik Melayu Kota Semarang, Ali Khan menambahkan, jika kriteria penilaian peserta terdiri dari beberapa aspek, mulai dari cengkok, penampilan dan lainnya. Ditambahkan, para juri yang nantinya akan melakukan penilaian merupakan juri profesional di bidangnya.(HS)