HALO KENDAL – Dalam rangka meningkatkan komitmen dan koordinasi, Pemerintah Kabupaten Kendal kembali menggelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kendal 2023, di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Selasa (21/2/2023).
Acara rakor dibuka Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kendal, Albertus Hendri Setyawan, dan Kepala Baperlitbang Izzudin Latif.
Acara dihadiri Kepala OPD, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan Kendal, dr Abidin, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kendal, Pandu Rapriat Rogojati dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kendal, Hudi Sambodo, serta para Camat se-Kendal dan tim pelaksana dan sekretariat tim percepatan penurunan stunting Kendal.
Wabup yang juga selaku Ketua Tim Pelaksana Penurunan Stunting Kendal mengatakan, secara umum stunting di Kendal mengalami penurunan. Apalagi Kendal masih masuk tujuh besar peringkat angka stunting di Jawa Tengah.
“Mudah-mudahan dari hari ke hari, bulan ke bulan, angka stunting di Kabupaten Kendal mengalami penurunan, dan Insya-Allah di tahun 2024, Kabupaten Kendal bisa zero stunting,” ungkapnya.
Hal tersebut, lanjut Wabup, dibutuhkan sinergitas seluruh stakeholder dan kerja keras semua pihak terkait di Kendal, untuk serius menangani penurunan angka stunting.
“Perlu kerja keras seluruh aparat, seluruh petugas, mulai dari desa sampai pemerintah kabupaten. Insya-Allah manakala kami bersinergi, saya yakin stunting di Kabupaten Kendal bisa ditangani dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Wabup Kendal juga menegaskan, peran para camat juga dibutuhkan dalam rangka intervensi penurunan stunting.
Menurutnya para camat merupakan komandan di lapangan, yang mempunyai peran strategis. Sehingga mampu bekerja secara maksimal.
“Kalau hari ini para camat di Kendal hanya bekerja secara rutin. Saya minta para camat untuk berfikir, turun ke lapangan, datangi desa-desa, dan inventarisasi permasalahan stunting di desa. Karena ini juga menjadi tanggung jawabnya,” kata Wabup.
“Maka dari itu, saya tekankan kepada para camat, kedepankan tugas dan pengabdian ini sebagai ibadah. Insya-Allah semuanya akan mudah,” tandasnya.
Wabup melanjutkan, dalam upaya penurunan angka stunting di Kendal, pihaknya bersama dinas terkait, secara rutin akan memonitor segala kegiatan.
“Kita juga secara rutin menyalurkan bantuan secara signifikan, salah satunya terkait gizi buruk, dengan memberikan bantuan makanan-makanan yang bergizi, serta mengadakan makan bersama. Seperti makan ikan bersama, makan telur bersama, seperti yang sudah dicanangkan bapak Presiden,” imbuhnya.
Sebelumnya, Kepala DP2KBP2PA Kendal, Albertus Hendri Setyawan dalam laporannya mengatakan, tujuan diselenggarakannya Rakor Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kendal 2023 adalah, meningkatkan komitmen dan koordinasi segenap anggota tim percepatan penurunan stunting di Kendal.
“Kemudian mewujudkan sinkronisasi pelaksanaan program dan kegiatan penurunan angka stunting pada perangkat daerah, pemerintah daerah, maupun pemangku kepentingan lainnya,” jelas Hendri. (HS-06).