HALO KENDAL – Ratusan pelajar tingkat SD/MI, SMP/MTs dan SMA/SMK/MA mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Kendal untuk cabang olahraga Taekwondo, yang digelar di GOR Sasana Krida Bahurekso Kendal, Senin (20/2/2023).
Sorakan para pendukung dari masing-masing sekolah di Kendal membuat suasana pertandingan di cabor taekwondo semakin meriah.
Ketua Taekwondo Indonesia Pengkab Kendal, Wibowo Heru meminta kepada para seluruh pelajar yang berlaga di Popda, supaya selalu menjaga fisik maupun mental selama berlangsungnya Popda.
Pengurus KONI Kendal tersebut juga berpesan, pentingnya para peserta Popda untuk tetap menjunjung tinggi sikap sportivitas selama pertandingan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Disporapar Kabupaten Kendal, para pelatih, pihak sekolah dan orang tua pelajar, yang telah mendukung dan mendorong anak-anaknya untuk berprestasi di bidang olahraga, khususnya di cabang olahraga taekwondo,” ujar Heru.
Dirinya berharap, dari Popda ini para pelajar bisa mewakili Kendal di ajang Popda tingkat Karesidenan dan tingkat Provinsi Jawa Tengah, bahkan dapat mewakili Jawa Tengah di ajang Popnas.
“Kita harap Popda ini jadi ajang silaturahmi, dan mencari bibit-bibit atlet baru, karena ini olahraga pelajar, atlet pelajar ini menjadi harapan dan tumpuan Kabupaten Kendal untuk berbagai kejuaraan,” ungkapnya.
“Kemudian dari hasil Popda ini, kita persiapkan untuk mengikuti Popda Karesidenan, Popda Provinsi dan Popnas. Kita seleksi lagi atlet yang memang punya potensi, mudah-mudahan ada di sini, itu harapannya,” imbuh Heru.
Ketua panitia acara, Sabeum Habib mengatakan, Popda diikuti 365 siswa. Dengan rincian, untuk tingkat SD/MI sebanyak 113 siswa, tingkat SMP/MTs sebanyak 163 siswa dan tingkat SMA/SMK/MA sebanyak 89 siswa.
Dirinya membeberkan, untuk tingkat SD/MI, katagori putra, ada kelas under 33 kilogram hingga over 42-47 kilogram, dan poomsae perorangan taegeuk 3-8. Sedangkan katagori putri ada kelas under 29 kilogram hingga over 38-43 kilogram, dan poomsae perorangan taegeuk 3-8.
Kemudian tingkat SMP/MTs, katagori putra, ada kelas under 39 kilogram hingga over 62-67 kilogram, dan poomsae perorangan taegeuk 4- keumgang. Sedangkan katagori putri ada kelas under 34 kilogram hingga over 57-62 kilogram, dan poomsae perorangan taegeuk 4-keumgang.
“Untuk tingkat SMA/SMK/MA, katagori putra, ada kelas under 51-68 kilogram, dan poomsae perorangan taegeuk 4-pyongwon. Sedangkan katagori putri ada kelas under 46-63 kilogram, dan poomsae perorangan taegeuk 4-pyongwon,” beber Sabeum Habib.
Para peserta dalam pertandingan Popda menggunakan alat pelindung diri yang lengkap, yaitu Body Protector atau pelindung bagian badan terdiri atas dua warna, yaitu biru dan merah untuk menandakan sudut tanding, kemudian Head-Guard atau pelindung kepala dan juga terdiri dari dua warna.
Pelindung selanjutnya, yaitu Groin Protector atau pelindung kelamin, Forearm-Guard pelindung tangan bagian lengan, Shin-Guard atau pelindung kaki atau tulang kering, dan Gum Shield atau pelindung bagian mulut dan gigi.
Sementara itu salah satu peserta dari MTs Darul Amanah Sukorejo, Tara Fadia Hasna mengaku siap untuk bertanding di kelas under 53 kilogram.
Tara yang berusia 15 tahun, pemegang sabuk merah strip hitam tersebut mengaku, sebelumnya pernah juara satu di ajang Piala Bupati Kendal, juga di provinsi mendapatkan peringkat dua.
“Harapan di Popda ini saya bisa menang, kemudian bisa berlanjut di tingkat karesidenan dan juga menang. Sehingga, Insya-Allah bisa mewakili Jawa Tengah di ajang pekan olahraga pelajar tingkat nasional,” ungkapnya. (HS-06).