in

Beri Semangat pada Bro dan Sis, Presiden Jokowi : PSI Menang Pasti Menang

Presiden Joko Widodo memberikan semangat pada jajaran PSI, dalam acara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-8 dan Kopi Darat Nasional PSI, di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (31/01/2023) malam. (Sumber : Youtube PSI)

 

HALO SEMARANG – Presiden RI Joko Widodo memberikan semangat kepada seluruh pimpinan dan kader Partai Solidaritas Indonesia, dalam acara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-8 dan Kopi Darat Nasional PSI, di Djakarta Theater, Jakarta, Selasa (31/01/2023) malam.

Dalam pidatonya, Presiden memberikan masukan kepada PSI untuk membidik para pemilih yang berusia 17 – 39 tahun.

Menurut Presiden, jumlah mereka sangat banyak, bahkan hampir mencapai 60 persen.

“Segmen sebesar itulah yang harus disasar dan didapatkan oleh PSI. Dan menurut saya, sangat cocok sekali dengan PSI,” kata Presiden, dalam video yang diunggah oleh akun resmi PSI.

Menurut Jokowi, PSI harus mengangkat isu-isu yang sesuai dengan keinginan pemilih berusia 17 sampai 39 tersebut.

“Isu-isunya apa, bro dan sis jauh lebih tahu dibanding saya. Jangan mengangkat isu-isu yang tidak disukai oleh anak-anak muda kita,” kata Presiden.

PSI juga harus memiliki perbedaan dibandingkan dengan partai-partai yang lain. “Jangan mengikuti mereka. Isunya jangan mengikuti mereka. Jangan menjadi folower, tetapi harus menjadi trend setter nya,” kata Presiden.

Jokowi pun menuturkan pengalamannya, dari Wali Kota Surakarta, menjadi Gubernur DKI bersama wakilnya saat itu, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Waktu itu dia melihat kecenderungan, bahwa di setiap pilkada, selalu calonnya itu memakai jas, dasi, peci. Nggak ada yang berani keluar dari situ. Ingat ini.

“Saat itu, saya sama Pak Ahok menyiapkan baju kotak-kotak. Nggak ada yang berani membuat tren seperti itu,” kata dia.

Jokowi pun mengakui membuat trend cukup berisiko, yakni bisa kalah kalau keliru.

Namun ternyata saat itu disambut oleh masyarakat, utamanya masyarakat muda,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menuturkan strategi Indonesia, agar tidak melompat menjadi negara maju, dan tidak terjebak sebagai negara berpendapatan menengah.

Upaya yang dilakukan, adalah menghentikan ekspor hasil tambang. Produksi berbagai macam barang tambang itu, nantinya akan dilakukan hilirisasi industri, sehingga Indonesia dapat menjadi produsen utama baterai dan mobil listrik.

Namun demikian untuk membangun ekosistem industri mobil listrik ini, dibutuhkan waktu hingga tahun 2027 atau 2028.

“Ini yang namanya strategi negara. Ini akan sampai pada tahun 2027 sampai 2028. Saya mengharap PSI mengawal ini,” kata dia.

Oleh sebab itu, Jokowi mendorong agar pada 2024, PSI harus bisa masuk Senayan.

“Semuanya harus optimis, bahwa PSI harus bisa masuk Senayan di Tahun 2024. PSI menang pasti menang,” pekik Presiden Jokowi sambil mengepalkan tangan. (HS-08)

Hadiri HUT PSI, Jokowi Ungkap Strategi Besar Indonesia jadi Negara Maju lewat Ekosistem Kendaraan Listrik

Jokowi Apresiasi Kinerja Prima Bank Mandiri