in

Peduli Lingkungan, 1.300 Bibit Pohon Ditanam 1001 Pendaki di Lereng Gunung Ungaran

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto saat memberikan sambutan dalam kegiatan tanam pohon di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di kawasan Kebun Teh Promasan, Kecamatan Limbangan, Minggu (22/1/2023).

HALO KENDAL – Komunitas 1001 Pendaki menggelar kegiatan tanam pohon di lereng Gunung Ungaran, tepatnya di kawasan Kebun Teh Promasan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal, Minggu (22/1/2023).

Kegiatan penanaman dikawasan lereng Gunung Ungaran merupakan kegiatan rutin yang kerap diselenggarakan oleh komunitas para pendaki. Ketua panitia penyelenggara, Mamik mengatakan, pada tahun ini para pendaki menanam 1.300 bibit pohon.

“1.300 bibit pohon yang ditanam terdiri dari sembilan jenis buah-buahan dan kayu keras. Salah satu yang berbeda pada bibit tahun ini adanya bibit kayu putih,” ujarnya.

Menurut Mamik, pada tahun 2023, merupakan kegiatan menanam ketujuh yang telah dilakukan, dengan mengambil tema “Hijaukan Bumi, Peduli Generasi”.

“Alhamdulillah kegiatan tanam pohon bisa kembali kita laksanakan, karena sempat berhenti karena adanya pandemi kemarin. Ini berarti menjadi kegiatan kita yang ketujuh,” ungkapnya.

Mamik juga mengungkapkan, untuk persiapan penanaman, pihak panitia telah melakukan pembersihan jalur menuju lokasi penanaman selama tiga bulan lebih.

“Kita melakukan persiapan ini sudah tiga bulan yang lalu, kita mencoba membersihkan jalan menuju lokasi dari semak-semak. Alhamdulillah semua selesai tepat waktu, para pendaki juga masih memiliki animo yang tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto yang hadir dalam kegiatan memberikan apresiasi atas terlaksananya aksi penanaman ribuan pohon tersebut.

“Kegiatan ini sangat bagus dan bermanfaat, saya justru berterima kasih kepada komunitas ini karena masih ada yang perduli dengan lingkungan,” ungkapnya.

“Perlu diketahui beberapa waktu sebelumnya kita mengalami banjir, tentu itu menjadi sebuah tanda bahwa kita harus peduli dengan lingkungan,” imbuh Dico.

Bupati juga menegaskan, tidak ada instansi yang mampu menanganani bencana apabila sendiri. Diperlukan kolaborasi dari seluruh stakeholder dan elemen masyarakat, dalam menangani suatu permasalahan.

“Jadi kegiatan ini merupakan langkah dalam mencegah bencana yang ada di Kendal dengan memperhatikan dari segi pegunungan, hal ini tentu mengingat adanya daerah resapan yang menjadi perhatian semua pada musim penghujan,” tandas Dico.

“Saya berharap, dengan adanya kegiatan positif yang memperdulikan lingkungan untuk tahun berikutnya, dapat dilakukan satu tahun dua kali,” pungkasnya.(HS)

Banyak Kepala Sekolah Kesulitan Susun Rekomendasi, Disdikbud Kendal Gelar Pelatihan Analisis Capaian Rapor Pendidikan

Rakornas Kesira, Prabowo Subianto Apresiasi Peran Dokter, Nakes, dan Perawat Sebagai Garda Terdepan Melawan Covid-19