in

Korban Terdampak Bencana 17.821 Jiwa, Pj Bupati Batang Tak Tetapkan Status Tanggap Darurat

 

HALO BATANG – Meskipun bencana banjir sudah dua kali melanda di wilayah Kabupaten Batang dengan warga terdampak banjir 17.821 jiwa, namun Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki belum menetapkan satus tanggap darurat.

“Batang belum kita tetapkan status tanggap darurat bencana. Meskipun wliayah kita juga ada beberapa bencana banjir dan angin kencang,” kata dia, setelah memberikan bantuan di Pendopo Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, baru-baru ini.

Menurut Lani, keputusannya tak memberlakukan status tanggap darurat, karena bencana di Kabupaten Batang  jangka waktunya tidak lama dan tidak ada pengungsian permanen.

“Jadi dengan pertimbangan itu kita belum menetapkan daerah dengan status tanggap darurat bencana. Status kami masih siaga darurat mulai Oktober 2022 hingga Maret 2023,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang Ulul Azmi, menyebutkan ada 4 kejadian bencana yakni banjir, banjir bandang, angin kencang dan tanah longsor.

“Bencana itu meliputi 9 kecamatan, kemudian ada 25 desa dan kelurahan. Adapun yang terdampak ada 5.424 Kepala Keluarga. Kita hitung sekitar 17.800 jiwa, itu data kami yang kita laporkan ke Provinsi dan Pemerintah Pusat,” terangnya.

Ia pun meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tetap waspada, kemungkinan terjadi bencana hidrometerologis yang diperkirakan berlangsung sampai Mei 2023. (HS-08)

Prakiraan Cuaca Semarang Dan Sekitarnya, Minggu (15/1/2023)

Rekrut Calon Prajurit, Kodim Batang Sambangi Sekolah