in

Salurkan Bantuan Rumpon, Upaya Ketua Komisi B DPRD Kendal Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Ketua Komisi B, Dian Alfat Muchammad saat menyerahkan bantuan CSR Bank Indonesia kepada KUB Banyu Biru Bandengan, Kendal berupa rumpon kerang hijau, Jumat (16/12/2022).

HALO KENDAL – Untuk membantu masyarakat nelayan, Politisi Muda PKB Kendal, Dian Alfat Muchammad menyalurkan bantuan satu unit Rumpon Budidaya Kerang Hijau kepada nelayan yang ada di Kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal, Jumat (16/12/2022).

Ketua Komisi B DPRD Kendal mengatakan, tujuan disalurkannya bantuan dari program CSR Bank Indonesia tersebut adalah untuk pengembangan ekonomi para nelayan, selain melaut.

Dian Alfat juga mengaku, berbagai upaya dilakukan pihaknya untuk membangkitkan ekonomi nelayan di Kendal yang saat ini kondisinya tengah lesu.

“Selain melakukan pembinaan dan pemberian bantuan dana kepada nelayan, kami juga tengah mengupayakan agar nelayan di Kendal mendapat kucuran bantuan dana dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Dian Alfat berharap, bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para nelayan, khususnya di Bandengan, untuk menghadapi dampak dari inflasi yang terjadi.

“Dampak inflasi tentu sedikit banyak dirasakan para nelayan. Karena semua harga kebutuhan pokok meningkat, dan daya beli masyarakat berkurang,” ungkapnya.

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Banyu Biru, Muhammad Teguh mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disalurkan dari Bank Indonesia melalui anggota DPR RI dari Fraksi PKB, Alamudin Dimyati Rois dan anggota DPRD Kendal, Dian Alfat Muhammad.

“Terima kasih mas Dian Alfat yang telah memberikan bantuan rumpon budi daya kerang hijau. Dengan bantuan ini akan kami manfaatkan semaksimal mungkin untuk tambahan pendapatan ekonomi kelompok Banyu Biru,” ungkapnya.

Untuk perawatan, Teguh mengaku kerang hijau adalah biota laut yang paling mudah dirawat, tidak perlu banyak tenaga. Supaya cepat panen, cukup diperhatikan seminggu sekali untuk melihat perkembangannya.

“Perawatan kerang hijau ini paling mudah. Kita tidak perlu memberi pakan, tidak perlu di pindah-pidahin, cukup dikontrol aja seminggu sekali atau dua minggu sekali. Nanti akan panen pada bulan ke-enam,” ujarnya. (HS-06)

 

Fitri Cerita Omzet Naik 80 Persen Pada Ganjar Setelah Ikut Hetero Space

Pemkot Semarang Siap Sambut Perayaaan Nataru