HALO KENDAL – Atlet-atlet dari PWRS Purwosejati Racing Team, Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kendal, kembali mengikuti event sepeda Indonesian Downhill (IDH) 2 di Ternadi Bike Park, Kudus, Sabtu-Minggu (10-11/12/2022).
Ketua ISSI Kendal, Munawir mengatakan, kelas yang dilombakan dalam IDH 2 Ternadi Kudus 2022 meliputi, men youth, women youth, junior, men sport A dan B, master A, B dan C, women elite dan men elite.
“Kelas yang kami ikuti, yaitu men youth, dengan rider Khairul Fadilah, men junior, dengan dua rider, Faturohman dan Prima Bintang, men sport A, dengan dua rider Akta Warjito dan Syahrul Doni, men Elite, dengan rider, Diki Farhan Mauludin,” bebernya kepada halosemarang.id, Minggu (11/12/2022).
Munawir yang juga menjabat Ketua Komisi A DPRD Kendal dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, para atlet ISSI mengadakan latihan di Ternadi Park sejak Kamis (8/12/2022).
“Kita melakukan walking trek dan dilanjutkan dengan latihan bebas dengan mencari line yang tepat untuk dilalui dan mengurangi risiko cras. Selain itu rider juga melakukan setting sepeda sesui kondisi trek dan porsi rider masing-masing,” jelas Munawir.
Meski demikian, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan terjadi trobel di saat melakukan latihan ataupun saat final run.
“Setelah melakukan runtutan acara IDH dua Ternadi, Alhamdulillah rider PWRS ISSI Kendal mendapat hasil di kelas men junior di podium enam, atas nama Faturohman dan di podium delapan ada Prima Bintang. Sedangkan di kelas men master A, atlet Syahrul Doni berhasil meraih podium dua,” ungkap Munawir.
Sementara menurut manajer tim PWRS ISSI Kendal, Refi, Ternadi Bike Park menjadi salah satu pilihan bagi para penghobi sepeda gunung yang kini semakin meningkat jumlahnya.
Dijelaskan, Ternadi Bike Park berada di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan air laut (dpl) di titik start dan 600 meter dpl pada garis finish.
Menurutnya, salah satu obstacle section yang paling ganas adalah rock garden di akhir lintasan, yang menguji adrenalin downhiller, baik dari segi stamina maupun pemilihan strategi untuk menaklukkan trek tersebut.
“Ini layak dijajal para pencinta olahraga sepeda. Selain memacu adrenalin, ada kepuasan tersendiri jika berhasil melewati berbagai rintangan yang sudah lolos standar sirkuit internasional tersebut,” jelas Refi.(HS)