HALO KENDAL – Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun memastikan pembangunan Pasar Weleri yang terbakar beberapa tahun lalu dianggarkan dalam APBD tahun 2023. Menurutnya DPRD akan menggunakan hak budgeting jika pihak eksekutif belum menganggarkannya.
“Kami dari dewan sudah mendorong eksekutif agar pembangunan Pasar Weleri menjadi prioritas dan segera diisi. Tapi sampai sekarang belum masuk di KUA PPAS,” ujar Makmun, Selasa (22/11/2022).
Dijelaskan, APBD Kendal tahun 2023 rencananya akan diparipurnakan pada tanggal 24 November dan paling lambat digelar pada 30 November 2022. Terkait pembangunan Pasar Weleri, menurutnya hal itu menjadi harapan seluruh lapisan masyarakat, terutama para pedagang.
Makmun menegaskan, DPRD Kendal tentu berkomitmen untuk kembali bisa membangun Pasar Weleri, sehingga bisa membangkitkan kembali perekonomian masyarakat.
“Tentunya itu menjadi komitmen kami. Tapi karena sudah kita rapatkan dan disepakati dalam internal, anggaran prioritas kami untuk pemulihan ekonomi ini adalah menganggarkan dibangunnya kembali Pasar Weleri,” jelas Makmun.
Dirinya juga menegaskan, anggaran yang akan dikucurkan melalui APBD 2023 dipastikan tidak sekali jadi. Artinya, dalam pembangunan nantinya tidak akan selesai dalam waktu satu tahun.
“Bayangan kami dengan melihat kondisi APBD yang ada, paling kami hanya bisa menganggarkan sekitar Rp 40 miliar sampai Rp 50 miliar,” tandas Makmun.
“Misalkan anggaran itu hanya baru bisa membangun sebagian atau separuhnya, nanti kita minta pihak perencana pembangunan agar bisa memfungsikan pasar terlebih dahulu,” imbuhnya.
Makmun juga berjanji, anggaran pada proses pembangunan tahun berikutnya, juga melalui APBD Kendal untuk menyelesaikan proses pembangunan pasar.(HS)