in

Sudah Terbiasa dengan Tekanan

HALO SEMARANG – Bersama Manchester United (MU), Antony telah mengemas lima gol dan dua asis dalam 14 pertandingan di seluruh kompetisi musim 2022-2023.

Kontribusi pemain sayap bernama lengkap Antony Matheus dos Santos itu membantu The Red Devils masih dalam jangkauan finis empat besar di Liga Primer Inggris, lolos ke babak kelima Piala Carabao, dan maju ke fase gugur Liga Europa.

Dia mengakui kesuksesannya dipengaruhi oleh masa kecil yang suram.

Pengalaman traumatis itu membuat Antony kebal terhadap tekanan di lapangan.

Dia terbiasa menghadapi situasi yang lebih buruk di masa lalu.

Pesepak bola berusia 22 tahun ini memulai karier dari tim yunior Sao Paolo sebelum promosi ke skuad utama pada 2018.

Hanya setelah dua tahun, Antony dilirik Ajax Amsterdam yang memboyongnya ke Eropa kemudian berlabuh di MU, mengikuti jejak pelatih Erik ten Hag pada musim panas lalu.

‘’Saya pergi dari daerah kumuh ke Ajax, lalu ke Manchester United dalam tiga tahun. Terus terang, itu karena saya tidak merasakan tekanan di atas lapangan. Tidak ada rasa takut,’’ tutur pemain kelahiran Osasco, Brasil ini, seperti dilansir dari Sky Sports.

Pengalaman suram di masa kecil itulah yang membuat dirinya selalu percaya diri dan tidak takut menghadapi situasi apa pun.

Kini, dari daerah kumuh, Antony telah menjelma menjadi pesepak bola kaya raya.

Dia bergabung ke Old Trafford dengan transfer 95 juta euro (sekitar Rp 1,4 triliun).

Antony telah memberikan trofi juara untuk Ajax, dan sekarang ditunggu kiprahnya bareng Setan Merah. (HS-06)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (18/11/2022)

Tak Butuh Marquez dan Quartararo