HALO SEMARANG – Untuk mengkampanyekan menu masakan bebas gluten, Quest Hotel Simpang Lima Semarang baru-baru ini mengadakan event demo masak menu makanan yang berbahan dasar jagung, ubi, dan singkong. Acara yang bertajuk “Cooking Demo No Gluten Food Menu” bertempat di Restoran Cosmo dengan menghadirkan Plt Wali Kota Semarang, Hevearita G Rahayu sebagai bintang tamu untuk memasak bareng Chef Supendi, selaku Executive Chef Quest Hotel Simpang Lima Semarang.
Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu memilih memasak menu risoles singkong. “Biasanya resoles berbahan tepung terigu dari gandum, kali ini kita membuatnya dari tepung singkong yang bebas gluten. Selain menyehatkan karena bisa untuk diet, meminimalisir nyeri sendi, sakit kepala, dan pencernaan. Penggunaan tepung bebas gluten (protein yang ditemukan pada padi-padian dan serealia, gandum, gandum hitam, jelai, dan triticale) juga bisa mengurangi ketergantungan dari biji gandum,” ujar Mbak Ita di sela-sela acara.
Dan yang pasti, lanjut Mbak Ita, menu berbahan dasar jagung, ubi, atau singkong sangat mudah didapat dan murah. Selain risoles jagung, menu masakan bebas gluten yang disajikan adalah lemet singkong, puding jagung, dan talam ubi.
Suasana pun menjadi lebih meriah, ketika Mbak Ita langsung membagikan hasil masakannya untuk dicicipi kepada anak-anak disabilitas dan pengasuhnya dari SLB Negeri Semarang yang diundang secara khusus di acara tersebut.
Yohanes Argowardono, selaku General Manager Quest Hotel Simpang Lima Semarang menjelaskan, bahwa sebagai kegiatan Corporate Social Responsibility, acara ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang menu masakan bebas gluten. Karena masakan bebas gluten sangat bermanfaat juga bagi para penyandang disabilitas dan gangguan perkembangan anak, seperti autisme dan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder).
Kegiatan yang juga dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Wing Wiyarso ini diakhiri dengan pembagian bingkisan dan tali asih kepada anak-anak disabilitas dari SLB Negeri Semarang.
Kemudian di tempat yang sama, acara dilanjutkan dengan Workshop Tea Mixology oleh Master Tea, Cakra Virajati tentang menyajikan teh dengan kreasi kekinian yang dikombinasikan dengan bahan lain untuk menciptakan rasa baru.(HS)