in

SMP 1 Brangsong Memulai Program Griya Pustaka Berbasis Digital

Bentuk Tampilan Griya Pustaka Digital milik SMP Negeri 1 Brangsong, Kabupaten Kendal.

HALO KENDAL – SMP Negeri 1 Brangsong, Kabupaten Kendal, melaksanakan kegiatan pembukaan atau launching dimulainya perpustakaan digital, Senin (17/10/2022).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kendal, Wahyu Yusuf Ahmadi mengatakan, latar belakang proyek ini adalah untuk menumbuhkan kepercayaan wali murid terhadap SMP Negeri1 Brangsong yang terus meningkat.

“Kemudian, anak – anak sebagai digital native yang membutuhkan cara baru dalam memberikan pembelajaran kepada mereka,” ujarnya.

Selanjutnya, mendekatkan anak-anak kepada dunia literasi yang dapat dilakukan dimana saja, dan terus meningkatkan kemampuan literasi dan numerisasi siswa, pemanfaatan TIK (teknologi, informasi dan komunikasi) untuk penghimpunan data base perpustakaan.

“Pengaruh kemajuan TIK terhadap kemudahan akses layanan, serta pelayanan perpustakaan yang harus terus ditingkatkan,” jelas Wahyu.

Selain itu, untuk pengoptimalan perpustakaan digital sebagai gudang referensi bagi para siswa dan para warga sekolah pada umumnya.

“Dengan perpustakaan berbasis pada teknologi, maka transaksi tidak dilakukan lagi dengan cara konvensional dan manual,” imbuh Wahyu.

Sementara itu Kepala SMP Negeri 1 Brangsong, Sri Hardanto mengatakan, tujuan didirikannya Griya Pustaka Spebra dalam rangka meningkatkan minat baca siswa di sekolah, mendukung gerakan literasi sekolah, dan menyediakan sarana akses koleksi perpustakaan terintegrasi dalam bentuk digital.

Sasaran utama proyek adalah siswa. Sementara sasaran umum proyek adalah guru, karyawan, komite sekolah, paguyuban orang tua/wali, orang tua/wali siswa dan masyarakat peduli membaca.

“Sedangkan manfaatnya adalah memudahkan pengelolaan buku secara digital, memudahkan layanan perpustakaan, menghemat buku dan penyediaan ruangan, dan koleksi menjadi menarik bagi siswa,” ujarnya.

Sementara untuk strategi program berkelanjutan, lanjut Sri Hardanto, perpustakaan memiliki jumlah judul lebih dari 1.000 judul, beberapa di antaranya dalam bentuk digital yang akan diakses realtime.

“Kemudian prosentasi kunjungan diharapkan dapat meningkat seiring dimulainya program ini,” imbuhnya.

Selanjutnya, program lain yang telah berjalan yaitu satu siswa satu buku, dari siswa diserahkan ke sekolah secara sukarela setiap awal tahun pelajaran.

Dengan penambahan sarana prasarana, lanjut Sri Hardanto, mendukung upaya meningkatkan literasi siswa dengan mendekatkan buku ke siswa,

“Di antaranya pojok baca, taman baca, gazebo baca dan serambi baca di area SMP Negeri 1 Brangsong,” lanjutnya. (HS-06)

Sebagai Bentuk Rasa Syukur, Nelayan Sendang Sikucing Gelar Sedekah Laut

Kemenkes Jadikan Perempuan Role Model Pembudayaan Cuci Tangan Pakai Sabun