HALO SEMARANG – Francesco Bagnaia membuang kesempatan untuk meraih poin pada MotoGP Jepang, 25 September lalu.
Pembalap yang akrab dipanggil Pecco itu terjatuh pada lap terakhir.
Di Grand Prix (GP) Jepang, rider tim pabrikan Ducati ini gagal mendapatkan start terdepan lantaran hasil buruk saat kualifikasi.
Lintasan basah memang membuat Pecco tidak bisa tampil maksimal.
Kesulitan menyalip lawan menjadi masalah bagi mantan anak didik Valentino Rossi ini.
Bagnaia punya rekam jejak yang kurang baik di trek basah.
Pada GP Indonesia, dia cuma finis di posisi ke-15.
Namun, pria 25 tahun itu menyatakan bukan pembalap yang buruk di lintasan basah.
‘’Masalah terbesarnya adalah kami hampir tidak memiliki sesi dengan lintasan basah pada tahun ini,’’ paparnya.
Pada GP Thailand di Sirkuit Internasional Chang, Minggu (2/10/2022), dia bakal mencoba menemukan feeling-nya lagi
Pecco dinilai lemah dalam beradaptasi dengan kecepatan.
Namun, jika dia fokus dan tak melakukan kesalahan, pembalap berkebangsaan Italia ini bakal sulit dibendung.
Benar apa kata Bagnaia, yang penting mendapat hasil bagus dalam sesi kualifikasi.
Kalau bisa start terdepan lagi, kecepatan Pecco akan sulit dihentikan.
Untuk mengantisipasi trek basah, timnya juga perlu memilih ban yang tepat. (HS-06)