in

Sejumlah Kebakaran Terjadi di Pati, Pj Bupati Perintahkan Satpol PP Edukasi Warga

Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, bersama jajarannya, Baznas Pati, dan Perwakilan Korpri Pati, kemarin mengunjungi keluarga korban kebakaran di Desa Sidokerto, Kecamatan Pati. (Foto : patikab.go.id)

 

HALO PATI – Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, memerintahkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran, untuk mempergencar edukasi kepada masyarakat, agar mewaspadai dan mencegah bencana kebakaran.

Hal itu disampaikan Henggar Budi Anggoro, ketika memimpin apel pagi di Satpol PP, Rabu (28/9/2022).

Dia pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terhadap bahaya kebakaran. Terlebih sejumlah peristiwa kebakaran, sudah terjadi Kabupaten Pati dalam beberapa hari terakhir.

“Kemarin juga ada beberapa lagi kebakaran di Pati. Beberapa waktu ke depan, kami jadwalkan untuk kunjungan,” kata Pj Bupati Pati, Henggar Budi Anggoro, ketika bersama Kasat Pol PP, Kadinas Sosial, Baznas dan Perwakilan Korpri Pati, mengunjungi keluarga korban kebakaran di Desa Sidokerto, Kecamatan Pati.

Kebakaran yang mengakibatkan meninggalnya dua balita tersebut, terjadi pada Sabtu (24/9).

“Kami menyerahkan bantuan korban kebakaran. Mudah-mudahan bantuan yang kami sampaikan bisa sedikit membantu dan bermanfaat. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” kata Henggar, seperti dirilis patikab.go.id.

Dia mengatakan bantuan tersebut, antara lain dari biaya operasional Pj Bupati dan dari Baznas.

“Adapun untuk jumlah bantuan hari ini yang berasal dari biaya operasional kami sendiri, ada uang tunai, lalu dari Baznas Rp 3 juta, dari Dinsos berupa peralatan rumah tangga dan peralatan anak-anak lengkap. Adapun Korpri diwujudkan dalam bentuk paket sembako. Ya mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit bermanfaat dan meringankan korban yang ditinggalkan,” kata dia.

Seperti diketahui, sejumlah peristiwa kebakaran terjadi Kabupaten Pati.

Salah satunya yang memantik perhatian publik, adalah kebakaran di Dukuh Jambean, Desa Sidokerto, Pati, Sabtu (24/9/2022).

Dalam peristiwa itu, dua balita kakak beradik, anak dari David, yakni Aretha Kanzha Zayna (3) dan Mohamad Amran Aska (1,5), meninggal akibat tak bisa keluar dari kamar.

Kapolsek Pati, Iptu Heru Purnomo, menduga musibah itu terjadi akibat obat nyamuk di kamar tidur, yang kemudian membakar kasur.

Dugaan ini muncul setelah pihaknya mendatangi dan memeriksa tempat kejadian perkara (TKP). Jajarannya pun sudah memasang police line (garis polisi) di rumah korban.

”Diduga asal api berasal dari obat nyamuk bakar pada kamar korban yang membakar kasur yang terbuat dari kapas (kapuk). Dengan adanya korban meninggal dunia, warga menghubungi pihak kami,” ujar dia.

Peristiwa kebakaran juga terjadi pada rumah  milik Sugiyo (65), warga Desa Tondokerto RT 3 RW 3, Kecamatan Jakenan, Kabupaten Pati, terbakar, Selasa (27/9/2022).

“Objek yang terbakar adalah rumah joglo,” kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pati, Sugiono.

Peristiwa itu diduga terjadi akibat puntung rokok yang kemudian membakar kasur lantai dan menyebabkan kebakaran.

Kebakaran juga terjadi di gudang kapuk milik Noor Hasim (27), warga Desa Tlogoayu, Kecamatan Gabus, Kabupaten Pati, Selasa (27//9/2022) lalu.

Sugiyono mengungkapkan, peristiwa itu diduga terjadi akibat korsleting listrik di gudang kapuk.

Material kapuk yang mudah terbakar, mengakibatkan api dengan cepat membesar dan menyambar seluruh isi gudang. (HS-08)

Pemkab Jepara Dukung Kemandirian dan Kesejahteraan Lansia

Peringati 5 Tahun Kehadiran Panda Raksasa, Dubes Tiongkok : Cai Tao dan Hu Chun Jembatan Persahabatan RI-Tiongkok