HALO SEMARANG – Tim Libas Elang Utara mengamankan seorang preman yang membuat resah para pekerja sopir truk di wilayah pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Mereka menjadi sasaran pemaalakan oleh seorang pria yang di setiap aksinya mengendari motor Vixion warna putih merah.
Tak hanya di area Pelabuhan Tanjung Emas, sopir truk yang sedang parkir atau mangkal untuk istirahat di wilayah Tanah Mas juga tak luput dari aksi preman tersebut.
Aksi pelaku menyasar truk pelat luar Kota Semarang dengan menodong atau meminta uang kepada para sopir rata-rata Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu. Padahal uang dengan jumlah tersebut sangat berarti bagi mereka.
Apalagi kondisi saat ini masih pandemi Covid-19. Beruntung, ada dua sopir berbeda yang merekam aksi preman tersebut lalu menyebarkannya di media sosial.
Mengetahui kejadian itu, Tim Libas Elang Utara lantas menindaklanjutinya dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti dan keterangan para saksi. Ternyata pelaku pemalakan adalah seorang pria berinisial K berusia 53 tahun warga Barutikung, Kecamatan Semarang Utara.
“Kami lalu segera mengamankan pelaku di rumahnya,” terang Kapolsek Semarang Utara Kompol Budi Abadi saat dihubungi wartawan, Kamis (16/12/2021).
Di depan polisi, pelaku mengakui segala perbuatannya yang telah memalak para sopir. Petugas kepolisian juga memberitahukan kepada organisasi sopir yang pernah menjadi korban pemalakan untuk melaporkan.
Akan tetapi para korban enggan memperpanjang kasus itu dengan catatan pelaku tak mengulangi perbuatannya kembali serta meminta maaf kepada korban.
“Pelaku kami kenai wajib lapor dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya kembali,” imbuhnya.(HS)