HALO CILACAP – Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji menekankan pentingnya pendidikan, yang dia sebut memiliki pengaruh kuat dalam kemajuan bangsa.
Hal itu disampaikan Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, ketika meresmikan SMP Islam Al Mujahidin Cilacap, Sabtu (24/9/2022).
“Saya pribadi sangat concern untuk masalah ini, oleh karena itu pilar pertama Bangga Mbangun Desa adalah pendidikan. Sukses tidaknya suatu bangsa ada di tangan pemuda pemudinya, dan pendidikan memegang kunci dalam mencetak generasi muda bangsa tersebut,” kata Tatto, seperti dirilis cilacapkab.go.id.
Hadir dalam acara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilacap Sadmoko Danardono, Camat Cilacap Utara Sunarti, Forkopimcam, para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap dan tamu undangan lainnya.
Untuk diketahui, SMP Islam Al Mujahidin berlokasi di Jalan Seto, Kelurahan Gumilir, Kecamatan Cilacap Utara.
Sekolah ini bernaung di bawah Yayasan Mujahidin, yang didirikan oleh Ketua Yayasan, Abdullah pada September 1998 silam.
Dalam kesempatan itu, Abdullah menuturkan Yayasan Mujahidin mengelola sejumlah lembaga pendidikan. Selain SMP Islam Al Mujahidin, yayasan ini juga menaungi Taman Kanak-kanak (TK) yang didirikan pada 1999.
Yayasan Mujahidin juga mendirikan Baitul Maal wa Tamwil (BMT) dan Sekolah Dasar (SD).
Kini terdapat total 25 guru TK, 50 guru SD, dan 31 karyawan BMT yang terbagi dalam 4 kantor cabang.
“Kami memiliki program yaitu untuk para murid SD yang naik ke kelas 6 dan murid SMP, mereka harus boarding school, asrama ada di Jalan Sadang, Gumilir. Hal ini supaya murid-murid tersebut bisa maksimal dalam proses belajar. Kami memiliki 4 program pokok yaitu, anak harus sholat dengan benar dan baik, minimal hafal dua juz Al-Qur’an, berprestasi dalam bidang akademik dan memiliki kemandirian,” ungkap Abdullah.
Kepala SMP Al Mujahidin Cilacap, Muchammad Maulana Iqbal Husein juga menyampaikan harapan-harapannya untuk perkembangan sekolah mendatang.
“Kami memiliki visi mencetak generasi yang berprestasi, tampil dan berkarakter Islam. Kami ingin murid-murid bisa bersaing dengan sekolah lain, terutama dalam lomba-lomba Cabang Keagamaan. Kami ingin lulusan dari Al Mujahidin memiliki spesifikasi yang lebih. Maka dari itu, kami buat peraturan bahwa mulai kelas 6 SD wajib boarding school,” tambahnya. (HS-08)