in

Bupati Klaten Sebut Wayang Kulit Tak Akan Pernah Kehilangan Penonton

 

HALO KLATEN– Bupati Klaten, Sri Mulyani menilai kesenian tradisional seperti pergelaran wayang kulit tidak akan pernah kehilangan penontonnya. Besarnya anImo masyarakat untuk menonton kesenian seperti ini, menjadi bukti besarnya atensi publik terhadap akar budayanya sendiri.

Hal itu disampaikan Bupati Klaten, Sri Mulyani ketika memberikan sambutan, dalam pergelaran wayang kulit bersama Dalang Ki Muhammad Pamungkas Prasetya Bayu Aji, dengan lakon “Wahyu Cakraningrat”dilaksanakan, baru-baru ini, di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Klaten.

Pergelaran ini merupakan bagian dari perayaan HUT Ke-218 Kabupaten Klaten, perayaan HUT Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, dan sosialisasi gempur rokok ilegal.

“Semangat kecintaan budaya ini harus terus dijaga dan dipupuk untuk sepatutnya dikenalkan dan diwariskan kepada anak cucu kita,” kata Sri Mulyani, seperti dirilis klatenkab.go.id.

Bupati Klaten, Sri Mulyani menyampaikan pentas budaya pergelaran wayang kulit ini,  menjadi salah satu bukti semangat dan cita-cita kita, untuk menjaga tetap lestarinya warisan budaya, khususnya budaya Jawa yang tumbuh dan berkembang di masyarakat.

“Pergelaran Wayang tidak pernah kehilangan penontonnya. Besarnya anImo penonton menjadi bukti besarnya atensi publik terhadap akar budayanya sendiri. Semangat kecintaan budaya ini harus terus dijaga dan dipupuk untuk sepatutnya dikenalkan dan diwariskan kepada anak cucu kita,” jelas Sri Mulyani.

Ia berpesan, HUT Ke -218 Kabupaten Klaten dan HUT Ke -77 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, dapat menjadi momentum untuk terus berbenah.

Ia menyebut kerja keras dan persembahan karya terbaik menjadi kewajiban dalam mengisi perjalanan pembangunan Klaten ke depan.

Sebelum mulai pergelaran, Dalang Ki Bayu menyerahkan wayang Abimanyu kepada Bupati Klaten secara simbolik.

Selanjutnya Ki Bayu Aji mempunyai pesan khusus dalam rangka Hari Jadi ke-218 Kabupaten Klaten dan program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Cukai Tembakau (DBHCHT) dengan mengangkat lakon Wahyu Cakraningrat.

“Selamat Hari Jadi ke-218 Kabupaten Klaten, semakin bersinar dan jangan lupa gempur rokok ilegal,” ujar Ki Bayu Aji.

Pagelaran wayang kulit tersebut digelar semalam suntuk. Turut menghadirkan Apri Mimin, Eka Kebumen dan, Gareng Kebumen.

Terlihat pula Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan pedagang kaki lima, turut meramaikan serta berjejer membuka lapak dan animo masyarakat juga banyak sehingga memenuhi Halaman Kantor Pemda Klaten. (HS-08)

Pemuda Yordania Ini Berinovasi Perkuat Ketahanan Pangan Negerinya

Dekat TPA, Bupati Banyumas Tantang SMK Negeri 1 Kalibagor Beternak Maggot