in

Dekat TPA, Bupati Banyumas Tantang SMK Negeri 1 Kalibagor Beternak Maggot

 

HALO BANYUMAS – Bupati Banyumas, Achmad Husein menantang SMK Negeri 1 Kalibagor, yang merupakan SMK Pusat Keunggulan Bidang Pertanian, untuk beternak maggot.

Tantangan itu disampaikan Bupati Banyumas, Achmad Husein, ketika membuka acara bazar di SMK Negeri 1 Kalibagor, baru-baru ini.

Menurut Bupati Banyumas, beternak maggot memiliki prospek besar di bidang ekonomi.

Karena itu dia menantang SMK Negeri 1 Kalibagor, untuk beternak maggot, dengan memanfaatkan sampah organik dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah Berbasis Lingkungan dan Edukasi (BLE), di Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor.

“Di sini ada TPA BLE. Kalau di sini mau dan ada lokasi, anak-anak bisa berternak maggot. Makanannya bisa mengambil dari situ, kemudian dijual maggotnya,” kata dia, seperti dirilis banyumaskab.go.id.

Untuk diketahui, budi daya maggot atau larva lalat tentara hitam (black soldier fly / BSF) bisa menjadi salah satu solusi atas persoalan tumpukan sampah organik, sekaligus menambah penghasilan.

Maggot yang dalam fase pupa (kepompong) dan prepupae, juga dapat dijual sebagai pakan ternak untuk unggas, ikan, babi, kadal dan jenis reptile lainnya, hingga kura-kura dan bahkan anjing.

Maggot juga dapat menghasilkan minyak, yang digunakan dalam industri farmasi, kosmetik,  surfaktan untuk shower gel.

Larva lalat prajurit hitam ini, juga dapat digunakan untuk melawan biofouling, pemurnian air, serta meningkatkan kesuburan tanah dan ketahanan tanaman.

Lebih lanjut Bupati Banyumas, Achmad Husein menyatakan sangat mengapresiasi adanya pameran ini, dan berharap nantinya akan ada inovasi baru dalam bidang pertanian yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

Dalam kesempatan itu, Achmad Husein juga menanam tunas kelapa Pandan Wangi, yang dikembangkan oleh Alumni SMK N 1 Kalibagor, kemudian dilanjutkan mengunjungi stan-stan bazar.

Sementara itu, Panitia Kegiatan Agus Triyanto, mengatakan bazar bertajuk “Kreasi dan Inovasi Pertanian” ini, digelar selama tiga hari, hingga 28 Agustus 2022.

Kegiatan bazar ini murni diselenggarakan oleh Ikatan Alumni SMK Negeri Kalibagor yang disebut Inyong Rika Uripe Seduluran Salawase (IRUSS).

Harapannya momen ini bisa memberikan makna yang baik dan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, memberikan kontribusi yang baik bagi alumni, serta dapat terus dikembangkan ke depannya.

Kepala SMK Negeri 1 Kalibagor Drs Witoto mengatakan bahwa SMK Negeri 1 Kalibagor merupakan sekolah yang dinobatkan oleh pemerintah sebagai SMK Pusat Keunggulan dalam Bidang Pertanian.

Adapun produk yang dipamerkan dalam bazar tersebut di antaranya tanaman hias, produk olahan kopi, dan produk pertanian lain hasil inovasi dari siswa-siswi SMK Negeri 1 Kalibagor. (HS-08)

Bupati Klaten Sebut Wayang Kulit Tak Akan Pernah Kehilangan Penonton

Bupati Banyumas Minta DKKB Gelar Pentas Kesenian Setiap Minggu