in

Atlet dan Pelatih Sepak Takraw Kendal Berharap Kepastian Masa Depan

Dasuki, Mahrozi dan Nur Kholis bersama pengurus PSTI Kendal yang dilantik, untuk kepengurusan periode 2022-2026, di GOR Bahurekso, Sabtu (27/8/2022).

HALO KENDAL – Atlet dan pelatih yang tergabung dalam Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Kendal berharap ada kepastian masa depannya, terutama terkait pekerjaan.

Hal tersebut disampaikan pengurus PSTI Kabupaten Kendal Mahroji, usai dilantik di GOR Bahurekso Kendal, Sabtu (27/8/2022).

Menurutnya, pemerintah daerah bisa turut membantu para atlet berprestasi untuk mengakomodir dari sisi apresiasi. Sebut saja, katanya, bisa bekerja minimal di pemda setempat.

Namun demikian saat ini, atlet dan pelatih masih fokus kepada latihan untuk peningkatan prestasi. Salah satunya fokus persiapan Porprov 2023 mendatang.

“Nah ini mudah-mudahan, minimal bisa honor di pemda atau karyawan di perusda (perusahaan daerah). Untuk itu, kami berharap agar atlet sepak takraw terus meningkatkan prestasinya menjadi atlet yang benar-benar andalan,” harapnya.

Sementara para atlet sepak takraw yang sebagian besar berasal dari Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, tak lepas dari peran Kepala Desa Jungsemi, Dasuki.

Usai dilantik sebagai pengurus Bidang Umum PSTI Kendal, Dasuki mengatakan, berbagai perhatian pihaknya berikan untuk memacu prestasi para atlet. Baik pembinaan hingga penyediaan sarana prasarana.

Dirinya juga mengungkapkan, pihaknya sudah menyediakan lahan seluas 3.000 meter persegi, yang dipergunakan untuk membangun gedung olahraga.

“Kami sudah mempersiapkan lahan yang bisa dibangun untuk gedung olahraga dan lapangan sepak takraw. Tapi karena keterbatasan anggaran dari pemerintah desa, sehingga selama lima tahun ini kita belum mampu membangun gedung olahraga,” ungkapnya.

Namun, lanjut Dasuki, selama ini para atlet sepak takraw berlatih di depan SD Jungsemi 2. Di tempat tersebut, pihaknya menyediakan tiga lapangan untuk berlatih.

“Support lain seperti pemberian kaos kepada para atlet dan juga support lainnya. Insya-Allah Pemerintah Desa Jungsemi terus mendukung kemajuan olahraga sepak takraw,” imbuhnya.

Dirinya berharap kepada para atlet untuk bisa berlatih dengan sungguh-sungguh, supaya bisa berprestasi di tingkat provinsi, nasional dan bahkan internasional.

“Alhamdulillah, Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLOP) Jawa Tengah, mengangkat tiga atlet putri juga lima atlet putra dari Jungsemi, dan mereka sudah berlatih di PPLOP,” ujar Dasuki.

Dalam kesempatan tersebut dirinya juga menyebut, atlet sepak takraw dari Desa Jungsemi ada yang sudah ditarik di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah.

“Itu ada atlet sepak takraw di ajang sea games, namanya Nur Kholis, yang diangkat menjadi ASN di Dispora provinsi,” sebut Dasuki. (HS-06)

Sambut Ganjar, 8700 Mahasiswa Unair Teriakkan Tugiman

Botoputih Jadi Wilayah Ke 22 Desa Tangguh Bencana di Temanggung