in

Berbekal Striking yang Mumpuni

HALO SEMARANG – Mantan juara, TJ Dillashaw, akan menantang sang pemegang gelar kelas bantam Ultimate Fighting Championship (UFC), Aljamain Sterling, 22 Oktober mendatang.
TJ (36) menempati urutan kedua dalam daftar penantang titel.

Sterling baru sekali mempertahankan sabuk juaranya dengan menang angka tipis atas Petr Yan.
Menurut John Dodson, petarung divisi terbang dan bantam UFC, Dillashaw bukan lawan yang mudah buat Sterling.

TJ sangat berpengalaman karena telah menjadi juara dua kali di kelas bantam dengan rekor 17-4.
Karena itu, Dillashaw akan menjadi lawan yang sulit bagi Aljamain.

‘’Saya menjagokan TJ bakal mengungguli dan mengalahkan Aljamain,’’ ujar Dodson seperti dikutip dari Championat.

Dillashaw, lanjut dia, akan sangat berbahaya lantaran memiliki striking yang mumpuni.

Keterampilan dalam duel atas itu membuat pria berkebangsaan Amerika Serikat (AS) ini bisa mengontrol pertarungan.

‘’TJ memiliki keterampilan terbaik dalam pertarungan berdiri dan di bawah,’’ jelas Dodson.

Dillashaw memang menguasai muay thai, jiu-jitsu Brasil, dan gulat.

Sterling juga dominan dengan gulat yang membantunya tidak terkalahkan selama hampir lima tahun di kelas bantam UFC.

Dia bahkan mencetak tujuh kemenangan beruntun dengan rekor total 21-3.

Jika bisa memaksa bermain di atas, TJ bakal lebih berbahaya karena punya modal pukulan-pukulan bertenaga. (HS-06)

Dihadiri Wakil Bupati dan Ketua DPRD Kendal, Desa Kalirandugede Gelar Pentas Wayang Kulit 

Sinyal Kuat Bertahan di Etihad