HALO KENDAL – Pemerintah Desa Kalirandugede,Kecamatan Cepiring, Kabupaten Kendal, menggelar pentas wayang kulit sebagai puncak Peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia. Pentas wayang kulit tersebut menampilkan dalang Ki Tantut Sutanto asal Klaten pada Kamis malam (25/8/2022).
Acara dihadiri Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, Forkopimcam Cepiring, Kepala Desa Kalirandugede, Muzikan, serta para Kepala Desa se-Kecamatan Cepiring dan tokoh masyarakat maupun tokoh agama Desa Kalirandugede.
Windu Suko Basuki dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya tasyakuran dan pagelaran wayang kulit ini, sebagai bentuk rasa syukur atas karunia kesehatan bagi masyarakat Desa Kalirandugede dan sekitarnya.
Wabup yang akrab disapa Pakde Bas tersebut juga mengajak warga Desa Kalirandugede, untuk terus menjalin silaturahmi antar warga. Sehingga persatuan dan kesatuan bisa terjaga dengan baik.
“Harapannya senantiasa diberi keselamatan dan kesejahteraan buat semua. Juga sebagai sarana membina kerukunan dan mempererat hubungan antar warga,” harapnya.
Dikatakan, wayang adalah warisan leluhur yang harus dilestarikan. Karena di dalam cerita pewayangan para tokohnya merupakan refleksi atau representasi dari sikap, watak, dan karakter manusia secara umum dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ada yang memiliki karakter halus budi pekertinya, santun tutur katanya. Namun ada juga yang sebaliknya. Angkara murka, atau brangasan, pemarah, bengis, keji, egois dan lain sebagainya. Hal itu sebagai cermin watak insan manusia di dunia ini. Untuk itu, kita harus bisa berusaha membawa dan menjaga diri supaya baik,” paparnya.
Sebagai penutup, Pakde Bas juga mengapresiasi kegiatan pagelaran wayang ini, dalam rangka peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan Indonesia. Seraya berharap, kesehatan, keselamatan dan kesuksesan mengiringi warga Desa Kalirandugede.
“Dengan menonton wayang bersama ini, diharapkan bisa terjalin persatuan dan kesatuan warga, dan juga dapat membangkitkan ekonomi masyarakat, melalui UMKM dan program kerakyatan,” ungkap Pakde Bas.
Sementara itu, Muhammad Makmun dalam sambutannya mengingatkan, 77 tahun yang lalu Indonesia merdeka atas perjuangan rakyat bersama alim ulama dan para tokoh. Sehingga dengan memperingati hari kemerdekaan ini, sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang.
Dirinya juga menyampaikan, wayang merupakan salah satu seni budaya bangsa Indonesia yang paling populer di antara karya budaya lainnya.
“Seiring waktu budaya wayang semakin berkembang dan menjadi media penerangan. Media dakwah, pendidikan, pemahaman filsafat. Serta sebagai hiburan yang sarat akan nilai-nilai falsafah hidup,” kata Makmun.
Untuk itu, dirinya juga mengajak warga Kalirandugede, kembali melanjutkan pembangunan dan perekonomian setelah dua tahun terhenti akibat pandemi Covid-19.
“Pandemi yang kita rasakan selama dua tahun, telah memporak-porandakan perekonomian di seluruh dunia, salah satunya negara kita tercinta. Untuk itu, kami mengajak panjenengan semua untuk kembali bangkit dan melanjutkan pembangunan dan perekonomian ini,” imbuh Makmun.
Sementara itu, Kepala Desa Kalirandugede, Muzikan mengucapkan, terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Kendal dan Ketua DPRD Kendal di acara puncak HUT ke-77 RI di desanya.
“Harapannya dengan kerawuhan panjenengan (kedatangannya) bisa membawa keberkahan desa kami. Semoga masyarakat desa kami diberi kemakmuran dan kesejahteraan,” ungkapnya. (HS-06).