HALO KENDAL – Sebanyak 14 anak yatim piatu dan dhuafa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) NU 15 Jambearum, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, mendapatkan bantuan berupa sepatu baru dari Yayasan Cinta Dhuafa Kendal (YCDK), Senin (22/8/2022).
Pemberian 14 pasang sepatu kepada anak-anak sekolah dari kalangan keluarga tidak mampu tersebut, mengawali tahun ajaran baru yang sudah aktif kembali masuk sekolah, setelah adanya pandemi Covid-19.
Kegiatan pemberian bantuan sepatu ini juga digelar YCDK dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 kemerdekaan Republik Indonesia.
Wali Kelas IV MI NU 15 Jambearum, Nadhiroh mengucapkan, terima kasih kepada YCDK Kendal yang telah membagikan sepatu kepada anak-anak yatim piatu dan dhuafa.
Menurutnya, pemberian sepatu baru sangat berarti. Karena anak-anak dari keluarga tidak mampu ini, hanya memiliki satu pasang sepatu.
Nadhiroh berharap, dengan adanya bantuan sepatu ini, anak-anak memiliki dua pasang sepatu, sehingga bisa dipakai untuk sekolah secara bergantian.
“Anak-anak yang tidak mampu memang sangat membutuhkan. Alhamdulillah mereka bisa mendapatkan bantuan dari YCDK. Sehingga bisa digunakan untuk ganti sepatu yang sudah rusak,” ujarnya.
Ketua YCDK, Budi Raharjo mengatakan, pemberian sepatu ini bertepatan dengan momen mengawali tahun ajaran baru, supaya anak-anak lebih semangat bersekolah. Sebelumnya mereka cukup lama belajar secara daring di rumah karena adanya pandemi Covid-19.
Tahun ini total ada sebanyak 483 pasang sepatu yang dibagikan kepada anak yatim-piatu dan dhuafa di beberapa sekolah. Selain di MI NU 15 Jambearum, di antaranya juga di SDN 1 Kebonharjo, Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, dan ke rumah-rumah para yatim-piatu dan dhuafa di Kendal
“Pemberian 483 pasang sepatu kepada anak-anak sekolah, untuk memberikan semangat kepada anak yatim-piatu dan dhuafa yang ada di Kabupaten Kendal. Selain itu, kegiatan ini dalam rangka untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia ke-77,” terangnya.
Budi menjelaskan, pembagian sepatu baru ini berasal dari sumbangan atau bantuan para donatur yang peduli kepada anak-anak dari keluarga tidak mampu, yang rata-rata hanya memiliki satu pasang sepatu.
“Pemberian sepatu kepada anak-anak yatim piatu dan dhuafa, yang selama dua tahun kemarin sempat vakum karena pandemi Covid-19, tahun ini sekolah sudah aktif kembali. Sehingga anak-anak ini butuh sepatu untuk sekolah,” jelasnya.
Budi juga mengungkapkan, pembagian sepatu ini di antaranya kepada anak-anak di Madrasah Ibtidaiyah (MI) NU 15 Desa Jambearum Kecamatan Patebon.
“Di madrasah ini ada 14 anak yang mendapat bantuan sepatu baru dari YCDK,” ungkapnya.
Sementara salah satu murid kelas V, Muhammad Saifurrohim mengaku, dirinya sangat senang mendapatkan sepatu baru ini. Menurutnya, sepatu baru bisa untuk gonta-ganti dengan sepatu lamanya.
“Saya sekarang memiliki dua pasang sepatu, yang bisa dipakai ke sekolah secara bergantian. Senang mendapat sepatu, mau dipakai sekarang,” ucap Saifurrohim sambil mencoba sepatu barunya. (HS-06)