in

Perpanjangan Rute Trans Jateng Dapat Respon Positif dari Komunitas Peduli Transportasi

HALO KENDAL – Diperpanjangnya rute jalur BRT Trans Jateng dari Terminal Bahurekso menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) Weleri, mendapat tanggapan dari Komunitas Peduli Transportasi Kota Semarang, Theresia Tarigan. Theresia mengatakan, komunitas yang peduli dengan transportasi untuk masyarakat tersebut, sudah berdiri sejak tahun 2018.

Diungkapkan, pihaknya sudah mengusulkan rute ini beberapa kali. Karena menurutnya, rute tersebut sangat baik.

“Rute ini akan membuka akses masyarakat menuju ke Weleri, ada pasar yang sedang direnovasi. Kemudian selain itu, penumpang kereta api banyak yang turun di Stasiun Weleri,” terangnya saat berada di Terminal Bahurekso Kendal, Senin (22/8/2022).

Theresia mengaku optimistis, dengan adanya subsidi yang sangat besar dan pelayanan yang bagus, maka akan tinggi tingkat keterisiannya. Apalagi menurutnya selama ini pelayanannya baik sekali.

“Ini adalah satu keputusan pelayanan publik yang baik. KPTS sangat mengapresiasi dan mendukung. Kami juga mengajak masyarakat untuk mulai mencoba beralih ke angkutan umum. Sehingga tidak tergantung kepada kendaraan pribadi,” ungkapnya.

Untuk menunjang perpanjangan rute Trans Jateng ini, maka pihak Dishub Kendal menggandeng BUMN/BUMD dan Perusda melalui program CSR untuk membangun lima halte.

Seperti halte di depan Kantor Pegadaian Weleri dibangun oleh Bank Jateng, sementara di seberangnya dibangun oleh perusahaan daerah. Sedangkan di halte RTH dibangun oleh Bank BNI.

Sedangkan untuk sepasang halte di depan Puskesmas Rowosari 2 sedang dalam pengerjaan, diperkirakan dalam waktu dekat sudah selesai.

“Pembangunan halte ini murni bantuan teman-teman dari BUMN, BUMD dan Perusda. Jadi bukan dari APBD. Terima kasih kepada teman-teman BUMN, BUMD dan Perusda yang sudah membantu melalui program CSR,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Mohammad Eko.

Dirinya juga mengungkapkan, beberapa waktu yang lalu pihaknya mencoba untuk mengunggah terkait dengan rencana perpanjangan rute ini di media sosial Dinas Perhubungan Kendal.

“Sekitar tiga sampai empat jam, responden dari masyarakat sejumlah 35 responden, semuanya positif. Bahkan ada yang menyampaikan kalau bisa ditambah armadanya. Sehingga waktu jarak tunggunya lebih cepat,” ungkapnya.

Eko juga mengatakan, ada warga yang meminta jam operasional BRT Trans Jateng di Kendal supaya ditambah.

“Kami berharap dengan permintaan atau harapan dari masyarakat yang masuk melalui media sosial ini, bisa direspon oleh teman-teman di Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya.(HS)

483 Pasang Sepatu Disalurkan Kepada Anak Yatim-Piatu dan Dhuafa di Kendal

Duet dengan Happy Asmara, Judika Guncang Penggemar di Yogyakarta