HALO SEMARANG – Untuk meningkatkan keselamatan para pembalap, sebuah chicane dibangun di tikungan 2 Sirkuit Red Bull Ring.
Tata letak baru Red Bull Ring bakal digunakan untuk kali pertama pada Grand Prix (GP) Austria, 21 Agustus mendatang.
Pengembang trek balap terkenal, Hermann Tilke, bertanggung jawab atas perencanaan tersebut.
Dua putaran 90 derajat dalam karakter kurva ganda yang cepat memberikan tantangan olahraga dan akan menuntut semua keterampilan pembalap.
Rider Red Bull KTM Miguel Oliveira menyambut baik konversi itu
‘’Kami ingin banyak melambat ke tikungan 3 dan chicane adalah cara terbaik untuk melakukannya,’’ ujar Oliveira seperti dilansir dari Speedweek.
Chicane adalah sebuah tikungan ganda.
Dua tikungan berlawanan itu berada dalam jarak yang sangat dekat sehingga setelah menikung ke kanan pembalap harus segera membanting ke arah yang berlawanan.
Menurut Aleix Espargaro (Aprilia Racing), chicane sebagai langkah penting untuk meningkatkan keamanan lintasan.
‘’Dalam hal keamanan, konversi berjalan ke arah yang benar. Namun, pada akhirnya kami hanya bisa menilai situasi di lapangan,’’ kata Espargaro.
Namun, tidak semua pembalap secara konsisten antusias dengan tata letak baru.
‘’Saya menemukan chicane sangat sulit untuk digunakan, tetapi kami harus mengujinya terlebih dahulu. Lintasan akan terlalu pendek untuk kami,’’ ungkap Enea Bastianini, pembalap Gresini Racing Ducati.
Juara bertahan Fabio Quartararo menegaskan chicane tak akan banyak membantunya.
‘’Bagaimanapun, chicane meningkatkan keselamatan,’’ tutur Quartararo. (HS-06)