HALO KENDAL – Program vaksinasi ketiga atau vaksin booster yang dicanangkan oleh Pemerintah, pencapaiannya belum maksimal di Kabupaten Kendal, yakni sekitar 21 persen. Meski tiap hari dibuka layanan vaksin oleh puskesmas, namun minat masyarakat untuk melakukan vaksinasi booster masih rendah.
Pemerintah Kabupaten Kendal, terus berusaha mengajak masyarakat dengan berbagai upaya. Bahkan sampai memberikan iming-iming pemberian sembako. Supaya warga mau divaksin booster.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, Parno mengaku, pihaknya sudah berupaya secara maksimal untuk meningkatkan vaksinasi ketiga atau booster.
Dikatakan, pihaknya juga bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah, supaya ikut mensosialisasikan vaksinasi tahap ketiga kepada masyarakat.
“Bahkan kami juga bekerja sama dengan pihak desa, supaya dalam pengambilan bantuan langsung tunai di desa-desa, disyaratkan harus vaksin booster terlebih dahulu. Supaya capaian vaksinasi booster meningkat,” ungkapnya, Senin (8/8/2022).
Parno mengaku, kesadaran masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh masih kurang. Dirinya berharap capaian vaksinasi di tahun 2022 ini bisa mencapai 30 persen.
“Padahal sampai saat ini, Covid-19 belum hilang sepenuhnya. Sehingga masih penting untuk dilaksanakan vaksinasi booster ini,” tukasnya.
Namun sesuai data di Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal, pencapaian untuk masing-masing kecamatan berbeda. Salah satu contoh di wilayah Kecamatan Rowosari. Saat ini capaian vaksinasi booster di sana sudah mencapai 50 persen.
Antusias masyarkaat di sana cukup tinggi, dikarenakan pihak Dinkes Kendal menggandeng CSR dari pihak ketiga. Supaya animo masyarakat untuk datang lebih banyak.
Kepala Puskesmas Rowosari 1, Andi Setiawan mengatakan, capaian vaksin booster di Puskesmas yang ia pimpin mencapai 50 persen. “Bahkan masyarakat desa di wilayah Rowosari sudah sadar akan pentingnya vaksinasi ketiga atau booster,” ungkapnya, Senin (8/8/2022).
Andi mengungkapkan, pihaknya setiap hari selalu membuka layanan vaksinasi bagi masyarakat yang belum melakukan vaksinasi. “Bukan hanya itu, petugas kami juga melakukan jemput bola dengan mendatangi rumah warga, maupun di tempat keramaian,” imbuhnya.(HS)