in

Sering Dikomplain Jamaah, Peningkatan Sarana Soundsystem MAJT Dianggarkan Sebesar Rp 2,4 Miliar

Penyerahan bantuan uang senilai Rp 1 Miliar dari salah satu pengembang property di Semarang yang diterima langsung oleh Ketua Pengelola Pelaksana (PP) MAJT Prof KH Noor Achmad, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) dalam waktu dekat ini akan melaksanakan kegiatan peningkatan sarana dan prasarana berupa soundsystem masjid dengan soundsystem yang baru. Pasalnya, saat ini pengeras suara masjid termegah di Jawa Tengah ini memiliki masalah yang dinilai tidak powerfull.

Ketua Pengelola Pelaksana MAJT, Prof Dr Noor Achmad menjelaskan, pihaknya dalam penggantian soundsystem masjid ini dengan telah menganggarkan sebesar Rp 2,4 miliar. “Kami dibantu dari pengusaha seorang pengembang senilai Rp 1 miliar. Mudah-mudahan tidak sampai Rp 2,4 miliar. Dan akan mulai kita tenderkan penggantian soundsystem tersebut bulan depan (Agustus-red-),” katanya, baru-baru ini.

Dikatakan, Noor Ahmad, bahwa anggaran Rp 2,4 miliar yang disiapkan tersebut sudah satu paket. “Karena perangkatnya akan diganti semua, nantinya soundsystem yang lama akan kita jual atau berikan kepada masjid lain. Kita akan ganti seluruhnya, karena soundsystem kita dari awal memang ada masalah,” tambahnya.

Masalah pada soundaystem masjid yang lama, lanjut Noor Achmad, saat ini suaranya tidak kuat, di samping pecah di beberapa tempat sehingga tidak bisa didengar jamaah dengan baik.

“Kami juga memohon maaf bagi jamaah yang selama ini sering komplain karena suara sound pecah. Harapannya dengan soundsystem yang baru, suaranya bisa menjangkau lebih jauh. Sampai terdengar keluar area masjid,” katanya yang juga Ketua Baznas Pusat periode 2020-2025 ini.

“Kita punya kebutuhan anggaran Rp 2,4 miliar, kemudian ada bantuan Rp 1 miliar. Jadi kira-kira dari kita nambah Rp 1,4 miliar. Kita mencari yang terbaik. Saat ini belum ada pihak yang masuk untuk mengajukan penawaran pengadaan barang tersebut. Tapi ada kriteria yang dicari, di antaranaya yaitu mereknya bagus, sehingga dapat mengkover permasalahan yang saat ini muncul. Seperti suara tidak kuat, pecah suaranya, dan di beberapa tempat tidak kedengaran. Juga dapat menjamin dan memberikan garansi untuk pemeliharannya,” paparnya.

Salah satu jamaah, Eko (46) mengatakan, dirinya setuju jika akan ada penggantian soundsystem di MAJT, demi kenyamanan jamaah saat di masjid. Agar suaranya dapat terdengar jelas oleh jamaah terutama saat sedang ada khotbah, karena biasanya kalau Salat Jumat dan Id, para jamaah membludak sampai berada di teras masjid. “Apalagi area MAJT sangat luas, harapannya suaranya juga sampai area parkir dan halamannya,” ujarnya.(HS)

Tingkat Kebutuhan Hunian Tinggi, Paramount Village Semarang Hadirkan Hunian Premium ‘New Potala’

Banyak Aduan Terkait Kebijakan Sekolah Lima Hari, Ini Tanggapan Fraksi PKB DPRD Kota Semarang