HALO SEMARANG – Direktur Utama PT PLN Persero, Darmawan Prasodjo memastikan bahwa ketersediaan dan kesiapan listrik saat Lebaran tahun 2022 aman. Hal itu ia sampaikan usai memimpin apel siaga dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1443 H, di Halaman Pangkalan Udara Militer TNI Angkatan Udara Lanumad Ahmad Yani Kota Semarang, Rabu (20/4/2022).
“Persiapan untuk menyambut mudik, kali ini apel siaga untuk mencakup dari Sulawesi sampai Jawa Timur, Maluku, dan Papua. Hari ini kita adakan di Semarang, untuk mencakup di Jawa tengah karena sudah melakukan beberapa persiapan strategi, seperti apa perawatanya, seperti apa sudah disiapkan,” ujar Darmawan Prasodjo kepada awak media.
“Jadi apel siaga ini sudah kita siapakan ibarat lebih baik sekarang mandi keringat daripada mandi darah dalam pertempuran,” tambahnya.
Saat apel berlangsung, Darmawan juga sempat mendengarkan laporan dari pimpinan PLN di seluruh daerah terkait kesiapannya. Ia memastikan baik itu personel, peralatan, maupun sistem yang dimiliki dalam keadaan siap menyediakan listrik tanpa padam demi kelancaran perayaan Lebaran Idul Fitri.
“Kami memastikan kesiapan baik itu personel, peralatan, sistem, semuanya siap. Kita ingin memastikan bahwa pasokan listrik dalam rangka Idul Fitri ini bisa betul-betul terjaga, betul-betul handal,” ucapnya.
Dia juga menambahkan dalam persiapan menjelang Lebaran, pihaknya juga membuat posko siaga. Hal itu dilakukan untuk tetap menjaga listrik saat Lebaran dengan menggandeng beberapa pihak agar bersama menjaga pelaksanaan Lebaran tahun ini.
Pihaknya juga berkomitmen terus menyempurnakan sistem pelayanan kepada pelanggannya. Di antaranya dengan terus menyempurnakan Yantek Optimization (Optimasi Pelayanan Teknik) yang terintegrasi dengan New PLN Mobile. Fasilitas tersebut akan memudahkan pelanggan mendapat layanan perbaikan ketika mengalami gangguan listrik.
“Jadi kita membangun ekosistem digital sehingga yang dulu pelayanan terhadap pelanggan itu masih manual kita ubah menjadi digital. Dulu sistem pelayanan pelanggan agak berbelit kita sederhanakan sehingga yang tadinya lambat menjadi cepat,” terangnya.(HS)