in

Sukseskan Sensus Pertanian 2023, BPS Kendal Gelar Pelatihan Pemutakhiran Kerangka Geospasial

Pelatihan gelombang kedua Pemutakhiran Kerangka Geospasial dan Muatan Wilayah Kerja Statistik Sensus Pertanian 2023 di Agrowisata Kendal, Rabu (23/2/2022).

HALO KENDAL – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kendal menggelar Pelatihan Pemutakhiran Kerangka Geospasial dan Muatan Wilayah Kerja Statistik Sensus Pertanian 2023 di Agrowisata Kendal, Rabu (23/2/2022).

Pelatihan yang diikuti 349 peserta tersebut terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilakukan sebelumnya pada Senin (21/2/2022) hingga Selasa (22/2/2022). Sedangkan gelombang kedua berlangsung pada Rabu (23/2/2022) hingga Kamis (24/2/2022).

Kepala BPS Kendal, Ummi Hastuti menjelaskan, pelatihan terbagi menjadi dua dengan alasan menjaga protokol kesehatan. Adapun materi yang disampaikan meliputi tugas dasar terkati pendataan dan pemahaman konsep sensus.

“Dari seluruh peserta yang ikut pelatihan 18 orang adalah pengawas BPS atau pegawai kita, sisanya adalah rekrutmen petugas. Kemudian setidaknya nanti para petugas akan mendata 40 sampai 50 RT dalam mengumpulkan data,” jelas Ummi

Sementara Staf Ahli Bidang Keuangan Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Kendal, Tjipto Wahjono dalam sambutannya menyampaikan pesan Bupati Kendal Dico M Ganinduto, bahwa pemerintah sangat menyambut baik dengan adanya Sensus Pertanian 2023 (ST2023).

Menurut Tjipto, pentingnya ST2023 dinilai dapat memberikan dampak besar terhadap pengambilan kebijakan dan evaluasi dalam pembangunan Pemerintah di tahun 2023.

“Tentu ini sangat penting bagi pemerintah karena data yang akan diperoleh akan memberikan sebuah kebijakan dan evaluasi bagi pemerintah daerah. Harapan besar kepada para petugas untuk dapat bersungguh-sungguh dalam melakukan pendataan lapangan guna meningkatkan hasil yang akurat,” ujarnya.

Tjipto menambahkan, ST2023 dilakukan lantaran sektor pertanian berperan penting dalam kehidupan, pembangunan, dan perekonomian Indonesia.

“Sebagai negara agraris, sektor pertanian mampu melestarikan sumber daya alam, memberi hidup dan penghidupan, serta menciptakan lapangan pekerjaan,” imbuhnya.

Data Sensus Pertanian 2023 (ST2023) menjadi jawaban akan isu strategis terkini di sektor pertanian yang dibutuhkan oleh pemerintah. ST2023 menjamin tersedianya kebutuhan data pertanian, baik level daerah, level nasional, dan level global.(HS)

Satgas Pangan Polda Jateng Sidak Pasar Pastikan Tidak Ada Permainan Harga Minyak Goreng

Perlu Ada Solusi Tepat Guna Pecahkan Masalah Kelangkaan Minyak Goreng