in

Serahkan Bantuan Bersama Lazis NU, Bupati Kudus Minta Waspadai Kluster Baru saat Lebaran

Bupati Kudus HM Hartopo, menyerahkan santunan dari Laziz NU bagi warga yang membutuhkan, dalam rangka Ramadan berbagi 1442 H bersama NU ranting Gondangmanis, di Masjid Jami’ Al Mujahidin Desa Gondangmanis Bae Kudus, Minggu (09/05). (Foto : Laman Pemkab Kudus)

 

HALO KUDUS – Bupati Kudus HM Hartopo, secara simbolis menyerahkan santunan bagi anak yatim piatu dan kaum duafa, dalam rangka Ramadan berbagi 1442 H bersama NU ranting Gondangmanis, di Masjid Jami’ Al Mujahidin Desa Gondangmanis Bae Kudus, Minggu (09/05)

Bantuan diberikan kepada 91 orang yatama, 50 orang guru mengaji dan TPQ, 35 orang bilal masjid, 250 orang duafa, 50 orang muallaf, dan 30 orang penggali kubur, dengan total penerima manfaat bantuan sebanyak 506 orang.

Dalam acara itu, Bupati didampingi Kabag Kesra, Camat Bae, Kepala Desa Gondangmanis, bersama tokoh agama, Ketua PC Lazis NU Kabupaten Kudus, dan Ketua Lazis NU Gondangmanis.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kudus HM Hartopo menyampaikan terima kasih serta apresiasi atas kepedulian dari berbagai pihak.

“Atas nama Pemkab Kudus dan pribadi, saya ucapkan banyak terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya, atas kepedulian dari berbagai pihak, utamanya para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya kepada Lazis NU Kabupaten Kudus,” kata dia, seperti dirilis Laman resmi Pemkab Kudus.

Dia mengatakan bahwa di masa pandemi ini, banyak warga terdampak. Kepedulian dari berbagai pihak serta donatur ini, merupakan upaya membantu pemerintah Kabupaten Kudus, dalam menyejahterakan masyarakat, di tengah keterbatasan APBD Pemkab akibat refokusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan wujud dari upaya membantu Pemkab dalam pengentasan kemiskinan, serta upaya mensejahterakan masyarakat. Di era pandemi ini banyak sekali yang terdampak, termasuk APBD kita yang terpangkas. Oleh karena itu, dibutuhkan sinergi antara lembaga-lembaga terkait serta para donatur untuk bersama mensejahterakan masyarakat, salah satunya melalui kegiatan yang diadakan Lazisnu cabang Kudus secara serentak diseluruh kabupaten kudus hari ini, semoga bermanfaat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hartopo menjelaskan tentang alasan penyerahan bantuan yang dilakukan secara simbolis, pihaknya juga memuji tentang disiplinya penerapan protokol kesehatan yang dijalankan.

“Bantuan diserahkan secara simbolis, karena sebagai salah satu upaya penerapan prokes sesuai anjuran pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk pembatasan kerumunan. Saya juga ucapkan terima kasih dan apresiasi prokes di sini bisa dijalankan dengan baik, pertahankan,” katanya.

Hartopo berpesan agar selalu waspada terhadap penyebaran covid, pihaknya juga menjelaskan tentang program pemerintah mengenai 3T (testing, tresing,treatment) agar dijalankan dalam mikro zonasi untuk mendukung serta mengaktifkan kembali gerakan jogo tonggo.

“Kita masih berperang melawan covid, oleh karena itu selalu waspada terhadap siapa saja termasuk keluarga yang datang dari perantauan, jangan ragu untuk melapor pada RT/RW setempat agar dapat berkoordinasi dengan puskesmas untuk dilakukan testing. Jika memang tidak terindikasi covid, bisa berkumpul dengan keluarga, Namun jika terindikasi maka langkah selanjutnya adalah isolasi. Kami telah menyiapkan ruang isolasi dan pelatan kesehatan sekaligus menjamin kebutuhan mereka secara gratis,” kata dia. (HS-08)

Ditemukan Luka Parah Di Dalam Rumah, Dua Warga Desa Bangunsari Pageruyung Diduga Jadi Korban Pembunuhan

Babinsa Kodim 0721/Blora Dapat Sebutan Sang Pejuang Takjil