in

Pastikan Venue Balap BMX Siap untuk Porprov, Kadisporapar dan Ketua Kontingen Tinjau Sirkuit

Pengecekan sirkuit sepeda BMX yang ada di Stadion Utama Kebondalem Kendal, Selasa (20/10/2026).

HALO KENDAL – Guna memastikan kesiapan pemyelanggaraan Porprov Jawa Tengah XVII Semarang Raya 2026 di Kabupaten Kendal, Pemerintah Daerah dan Sub PB Kabupaten Kendal meninjau langsung sirkuit BMX yang ada di Stadion Utama Kebondalem Kendal, Selasa (20/10/2026).

Hadir dalam kegiatan pengecekan, Ketua Pembina dan Pendamping Kontingen Porprov Kabupaten Kendal, Achmad Ircham Chalid, yang juga menjabat Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kendal, Subkor Olahraga Disporapar Kendal, Shinta Ayuningtyas, serta para pengurus Indonsesian Cycling Federation (ICF) Kabupaten Kendal.

Mardi mengatakan, pengecekan PHO (Provisional Hand Over atau serah pertama/sementara pekerjaan) dilakukan untuk memastikan pengerjaan fisik sirkuit selesai tepat waktu sebelum pelaksanaan trial event atau verifikasi akhir dari tim teknis pengurus ICF Kendal.

Sementara peninjauan sirkuit bertujuan untuk memastikan kelayakan, keamanan lintasan, serta percepatan renovasi venue BMX guna penyelenggaraan Porprov 2026 di Kabupaten Kendal.

“Jadi peninjauan dan PHO ini kami lakukan, untuk memastikan seluruh pekerjaan pembuatam rintangan atau obstacle, panjang lintasan, hingga start gate telah memenuhi standar nasional maupun internasional, sehingga aman bagi keselamatan para atlet yang bertanding di Porprov Jawa Tengah nanti,” ujar Mardi.

Dijelaskan, dari tinjauan dengan mulai dari gundukan atau berem tajam yang dibuat miring ke dalam seperti dinding atau tanggul. Selain itu, pada gundukan-gundukan rintangan lainnya sudah selesai pengerjaannya dan siap digunakan.

“Ya ini sesuai instruksi dari Ibu Bupati, bahwa sebagai tuan rumah Porprov ke-17 Jawa Tengah Semarang Raya 2026 kita harus memastikan seluruh venue pertandingan telah siap digunakan, sehingga para atlet merasa aman dan nyaman saat bertanding,” jelas Mardi.

Terkait dengan perlengkapan alat start BMX (starting gate), yang selama ini pinjam dari Temanggung, ia menyebut, ke depan diusahakan untuk pengadaanya. “Untuk alat starting gate, sudah kita ajukan pengadaanya,” ungkap Mardi.

Terpisah, Ketua Umum Indonesian Cycling Federation (ICF) atau Federasi Sepeda Indonesia Kabupaten Kendal, Munawir mengucapkan terima kasih atas perhatian dari pemerintah daerah dan semua pihak kepada cabang olahraga sepeda.

“Alhamdulillah di bawah kepengurusan saya ini, trak zepeda di Kabupaten Kendal sudah komplit, selain untuk Porprov. Harapannya, ke depan olahraga sepeda semakin digemari masyarakat, sehingga tambah banyak atlet, tambah maju, dengan adanya sarana prasarana yang lengkap,” ujar Ketua Komisi A DPRD Kendal tersebut.

Munawir menyebut, saat ini trak downhill (DH) sekarang sudah ada di Gebangan, Kecamatan Pageruyung, trak cross country (XC) atau sepeda gunung sudah ada di perkebunan cengkih Banaran, trak BMX sudah disesuaikan dengan taraf nasional.

“Dalam waktu dekat kami akan menghadap Bupati, untuk menyampaikan, kalau bisa di Kabupaten Kendal ini ada velodrome atau gelanggang khusus balap sepeda. Dengan adanya itu, seluruh fasilitas sepeda di Kabupaten Kendal jadi lengkap,” ungkapnya.(HS)

Tangkal Abrasi dan Rob, Pemprov Jateng Bangun Tanggul Pantai 930 Meter di Demak

Tinjau KDMP di Semarang dan Boyolali, Ahmad Luthfi Minta Warga Diberi Tahu Harga Sembako Lebih Murah