in

Jembatan Garuda Merah Putih Capai 70 Persen, Warga Kendal Tak Lagi Harus Memutar Dua Jam Menuju Batang

Proses pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih yang berada di Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal.

HALO KENDAL – Harapan warga Desa Mojoagung, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal, untuk memiliki akses yang lebih cepat menuju Kabupaten Batang semakin mendekati kenyataan. Pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih yang menghubungkan Desa Mojoagung dengan Desa Tegalombo, Kabupaten Batang, kini telah mencapai 70 persen dan ditargetkan segera rampung.

Kepala Desa Mojoagung, Eling Trianingsih, mengatakan jembatan tersebut merupakan infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat. Selama ini, keterbatasan akses membuat mobilitas warga, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun menjalankan aktivitas ekonomi, menjadi kurang efisien.

“Jembatan Garuda Merah Putih memiliki peran strategis sebagai penghubung antara Desa Mojoagung dan Desa Tegalombo, Kabupaten Batang. Panjangnya mencapai 52 meter dengan lebar 1,2 meter. Kami berharap pembangunannya berjalan lancar hingga selesai sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun sosial,” ujar Eling, Jumat (19/6/2026).

Di lokasi yang sama, Dandim 0715/Kendal Letkol Inf Ade Sohali mengatakan pekerjaan konstruksi terus berjalan sesuai jadwal. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, progres pembangunan kini telah mencapai 70 persen.

“Hari ini kami melaksanakan pemasangan bentangan sling baja bagian atas dan bawah. Seluruh pekerjaan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan,” jelasnya.

Ia berharap proses pembangunan dapat selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas konstruksi. Menurutnya, jembatan tersebut diharapkan menjadi infrastruktur yang kokoh dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami berharap seluruh proses dapat selesai sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas sehingga nantinya jembatan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Antusiasme juga datang dari warga setempat. Salah seorang warga, Masrin Rotib, mengaku pembangunan jembatan menjadi kabar yang paling ditunggu masyarakat karena akan memangkas waktu perjalanan secara drastis.

Selama ini, kata dia, warga harus menempuh perjalanan memutar hingga sekitar dua jam untuk menuju wilayah seberang. Dengan hadirnya Jembatan Garuda Merah Putih, akses antarwilayah akan menjadi jauh lebih mudah.

“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada pemerintah atas pembangunan jembatan ini. Nantinya akses transportasi akan jauh lebih mudah. Selama ini kami harus memutar hingga dua jam. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada personel Kodim Kendal yang ikut membantu pembangunan jembatan ini,” ungkap Masrin.

Apabila rampung sesuai target, Jembatan Garuda Merah Putih diharapkan menjadi penghubung vital antara Kabupaten Kendal dan Kabupaten Batang. Kehadirannya diyakini akan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perdagangan, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan kedua kabupaten.(HS)

Dampingi Menteri Wihaji, Wakil Ketua DPRD Jateng Pastikan Program MBG untuk Ibu Hamil dan Balita Berjalan Optimal di Purworejo

SPPG Jateng Wajib Serap Telur dan Ayam Lokal, Program MBG Bidik Gizi Anak Sekaligus Selamatkan Peternak