in

Bupati Pemalang Tekankan Peran Pesantren dalam Pembangunan Moral Bangsa

Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro (tengah), memberikan sambutan dalam Haul Masyayikh Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang, di lingkungan Ponpes Salafiyah, belum lama ini. (Foto : pemalangkab.go.id)

 

HALO PEMALANG – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menilai pesantren berperan penting dalam membentuk karakter masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, saat memberikan sambutan dalam Haul Masyayikh Pondok Pesantren Salafiyah Kauman Pemalang, di lingkungan Ponpes Salafiyah, belum lama ini.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pemalang juga turut mengikuti rangkaian pengajian umum yang diisi oleh KH Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq), seorang ulama Nahdlatul Ulama asal Lamongan.

Lebih lanjut Bupati Pemalang mengungkapkan tradisi keilmuan di pesantren juga perlu untuk terus dijaga.

“Pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat dan menjaga moral bangsa. Tradisi keilmuan yang terus dijaga hingga saat ini menjadi kekuatan besar bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” kata dia, seperti dirilis pemalangkab.go.id.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anom juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas peran Pondok Pesantren Salafiyah Tauman Pemalang dalam menjaga tradisi keilmuan, ukhuwah, serta nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan haul tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada para masyayikh dan pendiri pesantren, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa di tengah tantangan global dan perkembangan zaman, bangsa Indonesia tetap kokoh berkat nilai-nilai luhur, budaya, serta peran besar ulama dan pesantren dalam menjaga akhlak masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai dasar dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, mulai dari nilai ketuhanan hingga keadilan sosial.

“Kami meyakini pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlakul karimah serta mampu menjaga persatuan bangsa,” tambahnya.

Melalui kegiatan haul ini, para hadirin juga diajak untuk meneladani perjuangan dan keikhlasan para masyayikh dalam berdakwah dan mendidik umat.

Acara berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri para alim ulama, kiai, santri, alumni, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Anom juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan para pendiri dan masyayikh pesantren agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta berharap generasi penerus dapat melanjutkan perjuangan mereka dengan penuh keistiqamahan. (HS-08)

 

 

BWWSO Targetkan Sebulan Selesaikan Perbaikan Tanggul Jebol di Gemuruh Banjarnegara

Wali Kota Pekalongan Ajak Masyarakat Pegang Teguh Nilai-Nilai Dasar Negara