in

Kebakaran Tengah Malam, Rumah Warga Pegandon Kendal Nyaris Ludes

Petugas saat memeriksa kondisi kebakaran di Dusun Pugowati RT 006 RW 001, Desa Margomulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, Kamis (7/5/2026)
HALO KENDAL – Kebakaran dikabarkan melanda rumah milik warga di Dusun Pugowati RT 6 RW 1, Desa Margomulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, pada Rabu (6/5/2026) malam sekira pukul 23.00 WIB.
Peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui warga yang sedang melaksanakan ronda siskamling. Mereka mendengar suara benda jatuh cukup keras dari arah rumah milik Siswanto.

Saat didatangi, api diketahui sudah membakar sebagian bangunan rumah. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada perangkat desa.

Kepala Desa Margomulyo, Sujarno, mengatakan pihak desa langsung berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait setelah menerima laporan dari warga.

“Saat menerima laporan dari warga, kami langsung meneruskan informasi kepada petugas pemadam kebakaran dan mengupayakan penanganan cepat bersama masyarakat,” ujarnya, Jumat (8/5/2026).

Sambil menunggu petugas datang, warga bergotong royong berusaha memadamkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Sekitar pukul 24.00 WIB, petugas Pemadam Kebakaran tiba di lokasi dan melakukan upaya pemadaman bersama personel BPBD, PMI, Satpol PP, TNI, dan Polri.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Kamis (7/5/2026) pukul 00.30 WIB. Belum diketahui penyebab pasti kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran menyebabkan kerusakan pada rumah beserta perabotan milik korban. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp150 juta.

Pascakejadian, Pemerintah Desa Margomulyo berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait untuk penanganan lanjutan.

Warga bersama aparat juga melakukan kerja bakti membersihkan lokasi dan menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan.

Selain itu, bantuan berupa makanan, pakaian, dan hunian sementara diberikan kepada korban terdampak kebakaran.

Sujarno mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan kompor dan peralatan listrik dimatikan saat meninggalkan rumah.

“Warga juga kami minta untuk mengganti kabel-kabel dan instalasi listrik di rumahnya yang tidak sesuai standar guna mencegah kejadian serupa terulang,” tandasnya. (HS-06)

160 Kader PKK di Jepara Disiapkan Jadi Garda Pendeteksi TBC

Beri Apresiasi Tim Ratoeh Jaroeh SMAN 4 Kota Semarang Raih Juara Internasional, Wagub Jateng Sebut Kolaborasi Luar Biasa