HALO KENDAL – Wakil Ketua Umum PP Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama), Anwar Sanusi, melantik pengurus cabang (Pengcab) Kagama Kendal masa bakti 2024 – 2029, di Aula Dinas PUPR Kabupaten Kendal, Minggu (19/4/2026).
Usai melantik 56 pengurus, Anwar Sanusi mengingatkan tagline Kagama yang sering didengungkan selama ini, yaitu guyub, rukun lan migunani. Selain kompak dan bersatu, juga harus bermanfaat bagi masyarakat umum atau migunani.
“Mari kita terus kembangkan organisasi ini di mana pun kita berada, di situlah kita harus mencoba untuk menebarkan manfaat kepada masyarakat di lingkungan sekitar kita,” tandas Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan, Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Sebelumnya, Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Kagama Jawa Tengah, Haerudin, mengajak membangun kebersaman untuk mewujudkan persatuan dalam kebhinekaan, sekaligus membangun kemandirian dalam berorganisasi, serta bersinergi dengan pemerintah daerah.
“Harapan saya, warga Kagama di Kabupaten Kendal selalu menunjunjung tinggi persaudaraan, dan berkolaborasi dengan pemerintah untuk memajukan daerah di berbagai sektor,” ungkapnya.
Haerudin juga menyebut, contoh dari sinergi adalah bersama pemerintah provinsi dan pemerintah daerah, menggenjot pemanfaatan sampah menjadi energi sebagai bagian dari komitmen pengelolaan lingkungan dan transisi energi bersih.
“Belum lama ini, saya juga turut menghadiri penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Penyelenggaraan Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan Menjadi Energi Listrik, antara Pemprov Jateng, Pemkot Semarang, dan Pemkab Kendal, yang dihadiri Menteri Lingkungan Hidup. Keseriusan langkah ini dinilai konkret dalam penanganan sampah di Jawa Tengah,” jelasnya.
Acara pelantikan juga diisi dengan seminar dengan tema “Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berkelanjutan”, dengan narasumber Haerudin dan Didik Purbadi.
Sementara Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, yang hadir dalam pelantikan tersebut mengucapkan selamat serta berharap, Pengcab Kagama Kendal terus guyub, rukun, dan bersinergi demi kemajuan daerah.
“Harapan kami, keluarga alumni UGM di Kabupaten Kendal bisa bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung program-program pembangunan, juga bersinergi denhan seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Kendal, sehingga organisasi Kagama ini benar-benar berkontribusi nyata bagi pembangunan,” ungkapnya.
Usai dilantik, Ketua Pengcab Kagama Kendal, Albertus Hendri Setyawan mengatakan, pihaknya telah menyusun program jangka pendek. Di antaranya, penggalian data alumni, yang ada atau berdomisili di Kendal.
Menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kabupaten Kendal tersebut, data yang diinput saat ini belum menjangkau semuanya.
“Kami meyakini, alumni UGM tidak hanya tersebar di pemerintahan, tapi juga ada di dunia usaha, maupun di enterpreneur. Kemudian akan kami rangkul dan dibuatkan kartu anggota,” ujar Hendri.
Selain itu, pihaknya juga punya program untuk masyarakat atau eksternal, dengan menyelenggarakan focus group discussion (FGD), yang akan membahas isu-isu faktual yang ada di Kendal. Di antaranya tekait sampah, banjir hingga perubahan iklim, dan hasil dari FGD ini kemudian diseminarkan.
“Selanjutnya keterlibatan kami dalam penanganan stunting, pengabdian kepada masyarakat di bidang pertanian serta bidang strategis lainnya. Itu beberapa yang akan kami lakukan hingga akhir masa bakti kami,” beber Hendri.
Sedangkan Wakil Ketua Pengcab Kagama Kendal, Mashuri menambahkan, pelantikan ini bukan sekadar seremoni namun menjadi tonggak awal bagi Kagama Kendal untuk menjadi kekuatan intelektual dalam berkontribusi nyata untuk pembangunan daerah.
“Kami ingin Pengcab Kagama Kendal menjadi mitra profesional pemerintah daerah dan masyarakat dalam pengembangan sumber daya manusia, sesuai semangat kerakyatan dan kebangsaan Universitas Gadjah Mada,” tandasnya.(HS)


