in

Gelar TKA Gratis Bagi Anak Putus Sekolah, PKBM Annisa Cilacap Gunakan Kurikulum Merdeka dan 2013

Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Annisa Cilacap, Minggu (12/04/2026). (Foto : cilacapkab.go.id)

 

 

HALO CILACAP – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Annisa Cilacap, menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA), Minggu (12/04/2026).

TKA salam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan mempersiapkan peserta didik menuju ujian akhir itu, dilaksanakan di Ruang TKA PKBM Annisa, di Jalan Gatot Subroto, Cilacap.

Sebanyak 34 peserta yang terbagi menjadi tiga sesi mengikuti TKA baik Paket A (setara kelas 6 Sekolah Dasar), Paket B (setara kelas 9 Sekolah Menengah Pertama), dan Paket C (setara kelas 12 Sekolah Menengah Atas).

Ketua PKBM Annisa, Anik Ananingsih, menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan Kurikulum 2013, yang menekankan pada tiga aspek utama yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan, serta Kurikulum Merdeka dengan metode pembelajaran umum dan kewirausahaan seperti barista, tata boga, tata busana, dan komputer.

PKBM Annisa yang sudah terakreditasi A oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN) membuka program kesetaraan baik tingkat SD, SMP, dan SMA gratis bagi anak putus sekolah dengan usia di bawah 25 tahun.

Nantinya ijazah yang diterima peserta juga setara dengan sekolah formal dan diakui oleh negara.

“Sudah banyak lulusan kami yang ijazahnya diterima baik untuk kuliah di Universitas / Perguruan Tinggi, mendaftar CPNS dan ABRI, serta pekerjaan lainnya sampai ada yang kerja di luar negeri juga,” jelas Anik.

Selain gratis, program ini juga menawarkan waktu pembelajaran yang lebih fleksibel. Para peserta cukup hadir mengikuti pembelajaran dua kali dalam seminggu, tepatnya di hari Selasa dan Jumat malam, selama kurang lebih 2 jam.

Bagi anak putus sekolah yang sudah berusia 25 tahun keatas juga tetap bisa mengikuti progam penyetaraan dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan sekolah formal.

Anik berharap, program yang di sokong langsung oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia ini bisa semakin banyak diketahui dan diikuti oleh masyarakat.

Salah satu peserta, Shafira Qorry Sri Dewi, yang mengikuti TKA Paket B mengaku mengetahui adanya program kesetaraan ini melalui internet.

Ia yang terakhir bersekolah di bangku kelas 7 SMP akhirnya memutuskan mengikuti program ini dan kini telah selesai mengikuti TKA setara kelas 9 SMP.

Nantinya ia berencana menggunakan ijazah ini untuk mendaftar dan melanjutkan ke sekolah formal tingkat SMA.

“Alhamdulillah saya merasa terbantu dengan adanya program ini, selama pembelajaran juga berlangsung menyenangkan dan saya memperoleh banyak sekali ilmu baru,” ungkap Shafira. (HS-08)

Hati Selalu Terhubung dengan Masyarakat Pati, Kompayo Gelar Halalbihalal Undang Plt Bupati Pati

Lepas Jamaah Calon Haji KBIHU Al Mabrur, Plh Sekda Cilacap : Luruskan Niat, Perbanyak Ibadah