HALO KENDAL – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Purwokerto Indah (Purin) Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal menerima wakaf sebesar Rp 230 juta. Wakaf tersebut dipastikan untuk pembangunan masjid.
Hal tersebut disampaikan Ketua PCM Purin, H Nashron, saat acara Halalbihalal, yang dilaksanakan di SD Muhammadiyah Purin, Kamis (26/3/2026).
Diungkapkan, pada sepuluh hari terakhir Ramadan, PCM Purin menerima wakaf tersebut berupa tanah dan bangunan rumah.
“Awalnya ada seseorang yang membeli rumah dan tanah senilai Rp230 juta, kemudian diwakafkan kepada Muhammadiyah Purin,” ungkap Nashron.
Ditekankan, wakaf tersebut menjadi titik awal pemenuhan kebutuhan amal usaha yang selama ini belum dimiliki, yakni masjid. Menurutnya, hal itu sudah menjadi keputusan bersama.
Nashron menyebut, amanah wakaf tidak boleh terbengkalai dan harus segera direalisasikan.
“Kita tidak boleh menelantarkan wakaf. Ini amanah besar yang harus diwujudkan menjadi manfaat nyata,” tandasnya.
Nashron juga mengajak seluruh warga dan simpatisan Muhammadiyah untuk terlibat aktif dalam pembangunan masjid.
“Pascalebaran ini kami mengajak semua pihak untuk berinfak terbaik demi terwujudnya masjid yang kita cita-citakan,” harapnya.
Acara halalbihalal diikuti jajaran pimpinan, organisasi otonom (ortom), serta guru dan pegawai SD Muhammadiyah Purin berlangsung hangat, berpadu dengan pesan kuat penguatan gerakan dan amal usaha Muhammadiyah.
Sementara Kepala SD Muhammadiyah Purin, Akhmad Irwanto, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai tuan rumah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Halalbihalal menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiah dan melangkah bersama menuju masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Irwanto menambahkan, SD Muhammadiyah Purin berkomitmen menghadirkan pembelajaran inovatif tanpa meninggalkan nilai-nilai Muhammadiyah demi mencetak lulusan berkualitas.
Sedangkan Ustaz Rifqi Ainul Haq dalam tausiahnya menegaskan, Idulfitri bukan sekadar perayaan setelah Ramadan saja, melainkan sarana membangun kembali hubungan sosial yang harmonis.
“Idulfitri adalah media saling memaafkan, membersihkan hati, dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat,” tandasnya.
Melalui momentum ini, PCM Purin menegaskan langkahnya, yaitu memperkuat sinergi, mempercepat pembangunan amal usaha, dan menghadirkan manfaat nyata bagi umat.(HS)


