HALO KLATEN – Festival Candi Kembar (FCK) Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan kembali digelar, Jumat hingga Minggu (22-24/5/2026). Tahun ini merupakan tahun ke-7 penyelenggaraan festival tersebut.
Kirab budaya menjadi pembuka resmi FCK 7, yang digelar di pelataran Candi Plaosan, Sabtu (23/5/2026) disemarakkan 8 gunungan berisi hasil aneka hasil bumi dari 8 wilayah RW di Desa Bugisan.
Berbagai kreasi seni yang ditampilkan menambah semarak gelaran yang sukses mengukukuhkan Bugisan sebagai desa wisata. Meski sempat diguyur hujan deras, warga tetap antusias untuk andil dalam gelaran rutin yang menjadi agenda wisata di Kabupaten Klaten.
Ketua panitia penyelenggara FCK 7, Erfan Satria Priambodo mengatakan tahun ini gelaran FCK mengangkat tema “Warisan Lestari Pelindung Generasi”.
Tema tersebut memiliki makna komitmen untuk melestarikan budaya sekaligus melindungi identitas generasi masa kini dan mendatang.
“Ini merupakan representasi bahwa warisan budaya harus dijaga, dirawat, dan diwariskan secara berkelanjutan,” kata dia, seperti dirilis klatenkab.go.id.
Pelaksanaan FCK 7 menjadi istimewa lantaran dirangkaikan dalam gelaran Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Sajian budaya dan seni tradisional yang dipadupadankan dengan kesenian kontemporer menarik wisatawan mancanegara yang tengah mengikuti KLIC Fest 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Pj Sekda Klaten, Jaka Purwanto mengatakan FCK bukan hanya upaya pelestarian budaya dan seni lokal. Namun turut andil dalam mengangkat pariwisata Klaten semakin mendunia.
“Wisata Klaten harus mendunia. Salah satu strategi saat ini adalah kita bersama dengan festival sepeda internasional. Hadir saudara -saudara kita penggemar sepeda seluruh Indonesia. Bahkan komunitas sepeda internasional 40 negara juga hadir,” ungkapnya. (HS-08)


