HALO SEMARANG – Momentum Ramadan dimanfaatkan Coca-Cola Indonesia untuk berbagi kepedulian kepada lebih dari 69.000 masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Program ini menjangkau sejumlah kota, mulai dari Aceh, Jakarta, Surabaya, Banjarmasin, Makassar hingga Manado, dengan menghadirkan kebersamaan saat berbuka puasa sekaligus memperkuat dukungan komunitas.
Melalui berbagai merek andalannya seperti Fanta, Sprite, dan Frestea, Coca-Cola Indonesia berupaya lebih dekat dengan masyarakat, tanpa meninggalkan nilai tradisi dan budaya lokal.
Senior Director Public Affairs, Communications, and Sustainability Coca-Cola Indonesia, Triyono Prijosoesilo, menyampaikan bahwa Ramadan menjadi pengingat penting bagi perusahaan untuk hadir dalam momen bermakna.
“Ramadan mengingatkan bahwa kesegaran bukan hanya soal minuman, tetapi tentang hadir dalam momen yang berarti bagi masyarakat. Peran kami sederhana, mendukung kebersamaan dengan kepedulian dan rasa hormat,” ujarnya.
Coca-Cola Indonesia menghadirkan berbagai pengalaman Ramadan melalui portofolio produknya. Setiap merek membawa nuansa berbeda dalam menemani momen berbuka puasa.
Fanta, misalnya, menghadirkan keceriaan melalui konsep “Snack Time” yang dekat dengan keluarga dan generasi muda. Di sejumlah lokasi seperti Masjid Agung Bekasi, Grand City Surabaya, hingga pasar Ramadan legendaris di Banjarmasin, lebih dari 3.250 sajian minuman Fanta kreasi khusus dibagikan melalui pengalaman mixology non-alkohol.
Sementara itu, Sprite menghadirkan kesegaran ringan setelah seharian berpuasa. Sebanyak 30.000 botol Sprite dingin dibagikan di berbagai titik keramaian, seperti Bazaar Ramadan Kauman di Semarang dan PRJ Jambangan di Surabaya.
Di sisi lain, Frestea melengkapi momen berbuka dengan suasana yang lebih tenang dan reflektif. Lebih dari 13.000 botol Frestea didistribusikan di sejumlah lokasi, termasuk Bazaar Benhil di Jakarta dan pusat perbelanjaan di Surabaya.
Tak hanya di pusat keramaian, Coca-Cola Indonesia juga aktif mendukung kegiatan keagamaan. Di Masjid Istiqlal, perusahaan menyalurkan 8.000 paket takjil dan makanan berbuka, serta 160.000 botol Frestea dan Ades bagi para jemaah, termasuk saat 10 hari terakhir Ramadan.
Di Manado, perusahaan turut mendukung kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sebagai bagian dari upaya mempererat toleransi antarumat beragama.
Sementara di Aceh, bantuan diberikan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor melalui distribusi makanan sahur dan berbuka bagi warga yang mengungsi.
Melalui kerja sama dengan Yayasan Mahija Parahita Nusantara, Coca-Cola Indonesia juga kembali menggelar program tahunan “Ramadan Berbagi” bagi komunitas pemulung di 36 titik collection center.
Sebanyak 1.100 paket sembako dan 3.300 hidangan berbuka disalurkan, disertai kegiatan buka puasa bersama sebagai bentuk apresiasi atas peran mereka dalam pengelolaan sampah.
Dari pasar lokal hingga masjid dan komunitas di berbagai daerah, Coca-Cola Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat selama Ramadan.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, perusahaan tidak hanya menghadirkan kesegaran, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, dan harmoni sosial yang menjadi esensi bulan suci.(HS)