in

Usul Kereta Prameks Beroperasi hingga Gombong, Bupati Kebumen Lilis Nuryani Lobi PT KAI

Audiensi Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung, baru-baru ini. (Foto : kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Rencana operasional KA Prameks hingga ke Kebumen kini memasuki babak baru.

Dalam audiensi Bupati Kebumen Lilis Nuryani dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) di Bandung, baru-baru ini, usulan perpanjangan rute ini disambut positif dan mulai memasuki tahap studi kelayakan teknis oleh pihak KAI.

Langkah ini diambil Pemkab Kebumen untuk memudahkan mobilitas antarkota masyarakat, memperkuat integrasi transportasi di wilayah selatan Jawa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui akses yang lebih terjangkau.

“Melalui sinergi Pemkab Kebumen dan PT KAI, kami berharap kualitas layanan transportasi publik semakin meningkat. Transportasi yang baik adalah kunci penggerak ekonomi rakyat,” kata Lilis Nuryani, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen, Edi Rianto usai acara pendistribusian ZIS Baznas Kebumen, menjelaskan bahwa dalam pertemuan tersebut terdapat tiga poin utama yang menjadi fokus pembahasan dan mendapat antusiasme dari PT KAI.

Pemkab melobi agar relasi KA Prameks dari Yogyakarta dapat menjangkau Kebumen dengan tiga titik pemberhentian, yakni Stasiun Gombong, Stasiun Kebumen, serta satu pilihan antara Stasiun Kutowinangun atau Prembun.

“Saat ini, PT KAI sedang melakukan kalkulasi teknis terkait operasional dan sarana pendukungnya,” jelasnya.

Selan usulan Kereta Prameks, disampaikan juga mengenai kerja sama transportasi untuk mendistribusikan produk UMKM Kebumen dengan tarif khusus. Hal ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar produk lokal melalui jalur kereta api.

“Bupati juga mengusulkan agar seluruh rangkaian kereta api yang melintasi jalur selatan dapat berhenti di Stasiun Kebumen dan Stasiun Gombong guna memaksimalkan pelayanan penumpang,” sambungnya.

Namun penambahan titik henti ini harus dilakukan secara cermat dengan menyesuaikan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka).

Hal ini penting untuk memastikan penyesuaian tersebut tidak mengganggu waktu perjalanan kereta api secara nasional.

Menindaklanjuti audiensi ini, tim teknis dari PT KAI dijadwalkan akan segera melakukan survei lapangan ke Kebumen.

Survei ini bertujuan untuk memaparkan studi kelayakan sebelum rencana pengembangan rute tersebut resmi diimplementasikan. (HS-08)

 

Banjir Kiriman Rendam Sejumlah Wilayah Semarang, Wali Kota Agustina Instruksikan Penanganan Darurat

Boyolali City Light 2026 Makin Gemerlap