HALO KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Rober Christanto menegaskan akan terus memantau kondisi pasokan dan harga pangan, agar tetap stabil selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri.
Hal itu disampaikan oleh Bupati Karanganyar, Rober Christanto, ketika membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), di Terminal Matesih, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan serupa dilaksanakan serentak se-Jawa Tengah, dipusatkan di Kabupaten Demak, dipimpin Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.
“Kami memastikan ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Karanganyar aman dan mencukupi. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” kata dia, seperti dirilis karanganyarkab.go.id.
Bupati Karanganyar, Rober Christanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah, merupakan salah satu langkah nyata pemerintah, dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang Ramadan dan Idulfitri.
“Gerakan Pangan Murah ini menjadi salah satu upaya untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus sebagai langkah pengendalian inflasi di Kabupaten Karanganyar,” ujarnya.
Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Karanganyar, Feriana Dwi Kurniawati, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menstabilkan pasokan dan harga pangan, mengendalikan inflasi, serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khususnya menjelang hari besar keagamaan.
“Dalam rangka Ramadan dan Idulfitri tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan akan menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah sebanyak empat kali, yang dilaksanakan setiap hari Jumat selama bulan Ramadan,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan pada 6 Maret 2026 menjadi bagian dari kegiatan serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah yang terhubung langsung dengan Gubernur Jawa Tengah melalui video conference.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Bank Indonesia Perwakilan Surakarta, Perum Bulog Cabang Surakarta, pelaku usaha pangan, kelompok tani, serta asosiasi komoditas pangan lokal.
Berbagai komoditas pangan dijual dengan harga lebih terjangkau dibanding harga pasar, di antaranya beras SPHP sebanyak 2 ton, gula pasir 400 kilogram, minyak goreng 400 liter, beras dari produsen lokal, telur ayam, daging ayam, bawang merah, bawang putih, cabai, serta aneka sayuran dari petani lokal.
Kegiatan Gerakan Pangan Murah di Terminal Matesih tersebut mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi daerah selama bulan Ramadan. (HS-08)