in

Ribuan Pelajar se -Kota Semarang Dilatih Andal Menulis Cerita Pendek

Pelatihan Menulis Cerita Pendek yang diikuti oleh para pelajar dan masyarakat umum bertempat di Hotel Noormans Semarang, Selasa (9/9/2025).
HALO SEMARANG – Guna meningkatkan budaya literasi masyarakat, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinansarpus) Kota Semarang menggelar workshop penulisan cerita pendek (Cerpen) Kota Semarang. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 1.260 pelajar mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), SMP dan SMA se-Kota Semarang serta masyarakat umum.
Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang, Bambang Suronggono mengatakan, bahwa kegiatan workshop penulisan cerita pendek Kota Semarang ini untuk meningkatkan budaya literasi warga Semarang. Sehingga nantinya dapat meningkatkan minat baca di kalangan pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.
“Tujuan kegiatan ini agar budaya literasi lebih meningkat dan menyebarkan lebih luas lagi ke masyarakat. Kawan-kawan yang sudah bisa menulis cerita pendek dengan baik dan lancar dari pelatihan ini nantinya bisa mengikuti lomba penulisan cerpen yang akan diadakan dengan tiga kategori penulisan, untuk pelajar, mahasiswa dan umum,” terangnya, usai membuka kegiatan workshop penulisan di Hotel Noormans Semarang, Selasa (9/9/2025).
Untuk lomba menulis cerpen kategori pelajar diikuti oleh siswa SD dan SMP dengan tema “Menulis Kampungku”, untuk SMA dan mahasiswa serta masyarakat umum cerita pendeknya tentang Kota Semarang.
Dia menjelaskan, kegiatan ini agar nantinya peserta dilatih dan dibekali untuk membuat cerpen yang baik dan berkualitas serta melahirkan penulis – penulis yang andal di Kota Semarang.
“Tentunya juga diharapkan dapat meningkatkan indeks literasi masyarakat menjadi meningkat,” imbuhnya.
Dan yang tak kalah penting, lanjut dia, agar Semarang tidak dipandang masih minim menciptakan acara yang bertema seni dan budaya.
“Ini sebagai rangkaian acara untuk meramaikannya dan pemantik acara -acara seni dan budaya yang telah dilakukan sebelumnya sehingga tetap berkelanjutan,” paparnya.
Dia menargetkan jumlah peserta lomba menulis cerita pendek mencapai diangka 4.000 peserta.
“Karena yang berkesempatan ikut lomba tak hanya pelajar, mahasiswa namun terbuka untuk masyarakat umum. Jadi nanti kami akan membuat modul sebagai panduan lomba menulis untuk bisa diikuti di platform media sosial agar pengumuman lomba juga bisa tersebar luas lagi ke masyarakat,” imbuhnya.
“Lomba ini  akan diadakan pada 15-30 September 2025 mendatang. Adapun hadiah pemenang berupa uang tunai,” pungkasnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bambang Pramusinto menambahkan, bahwa kegiatan pelatihan menulis yang melibatkan pelajar cukup baik dan bermanfaat. Karena bisa meningkatkan indeks literasi di Kota Semarang.
“Tentunya, budaya literasi terutama di SD harus digenjot agar meningkat lagi. Kami senang adanya kegiatan pelatihan menulis untuk pelajar di kota Semarang supaya bisa menyeluruh,” katanya. (HS-06)

Raih Penghargaan Bergengsi, Bank Jateng Buktikan Kinerja Unggul dalam Transformasi Keuangan

Polisi Tangkap Sopir Bank Jateng yang Bawa Kabur Uang Rp10 Miliar