HALO SEMARANG – Sejumlah mobil di halaman belakang Kantor Gubernur Jawa Tengah hangus terbakar akibat aksi massa unjuk rasa di Semarang yang berlangsung malam ini, Jumat (29/8/2025). Dalam insiden tersebut, bukan hanya mobil yang menjadi sasaran, tetapi juga beberapa fasilitas di kantor Gubernur, termasuk pos jaga, mengalami kerusakan parah.
Aksi ini merupakan buntut dari unjuk rasa mahasiswa, masyarakat sipil, dan para driver ojek online (ojol) di depan Markas Polda Jawa Tengah, Semarang yang sempat berlangsung ricuh.
Kombes Pol Artanto, Kabidhumas Polda Jateng mengungkapkan, bahwa total ada empat unit mobil yang terbakar, sementara beberapa lainnya mengalami kerusakan, termasuk pecahnya kaca. “Empat mobil dibakar oleh massa anarkis, dan tiga motor juga ikut terbakar. Selain itu, kantin di lokasi dan pos Satpol PP dirusak,” jelasnya di lokasi kejadian.
Untungnya, petugas pemadam kebakaran berhasil mengendalikan api sebelum meluas lebih jauh. Kombes Artanto menambahkan, bahwa situasi kini sudah terkendali, dengan massa yang awalnya berkumpul di lokasi mulai bergeser ke arah Simpanglima. “Kami telah menguasai area ini, dan massa sudah mulai bubar. Beberapa di antara mereka bergerak menuju Simpanglima,” katanya.
Saksi mata, Andi, mengisahkan bahwa aksi dimulai sekitar pukul 19.48 WIB saat massa tiba dari arah gerbang belakang Taman Indonesia Kaya dan mulai melemparkan barang-barang ke dalam kompleks kantor Gubernur Jateng dan gedung DPRD Jateng. Kejadian ini menciptakan suasana tegang, dan pihak berwajib terus berupaya menjaga keamanan di sekitar lokasi.(HS)