in

Jaga Kebugaran untuk Porprov Jateng, KONI Kota Semarang Lakukan Tes Fisik Atlet

Foto ilustrasi: Para atlet Kota Semarang yang berlatih di Gor Tri Lomba Juang, belum lama ini.

HALO SEMARANG – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Semarang melakukan tes fisik bagi ratusan atlet. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga kebugaran menjelang Porprov Jateng XII 2026 mendatang.

Kondisi tiap atlet yang tergabung pada Program Semarang Emas (PSE) itu kemudian dianalisa agar atlet mencapai performa terbaiknya. Sehingga mereka bisa tampil maksimal saat kompetisi empat tahunan itu.

Total 651 atlet PSE dari 59 cabang olahraga menjalani tes yang dilaksanakan di Kompleks Tri Lomba Juang Semarang, Senin-Kamis (11-14/8/2025).

Kabid Penelitian dan Pengembangan KONI Kota Semarang, Teguh Santoso mengatakan, tes berkala tahap awal ini bagian upaya KONI Kota Semarang mempersiapkan atlet untuk bertanding.

“Tes fisik berkala ini menjadi acuan kami untuk mengetahui kondisi atlet secara benar. Sehingga KONI mengetahui seberapa besar kesiapan mereka menghadapi babak kualifikasi 2025 ataupun Porprov Jateng 2026 mendatang. Sebagai tuan rumah, semua atlet harus maksimal,” ujarnya disela-sela kegiatan.

Tes fisik sendiri meliputi Indeks Massa Tubuh (IMT), VO2Max, flexibility, power, speed power, sprint, agility serta aerobic fitness. Tes tersebut berbasis web. Dijelaskannya, hasil tes ini akan dimasukkan dalam sistem online KONI Kota Semarang.

“Tes ini berkesinambungan dari tes berkala pada 2024 lalu. Memang kondisi atlet/pemain mengalami peningkatan cukup signifikan. Tapi hasil ini belum final, karena masih memerlukan analisa yang lebih mendalam. Nah kami harapkan atlet/pemain punya semangat meningkatkan kondisi mereka. Tes ini akan berlanjut pada Oktober atau November mendatang,” katanya.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan bidang lain seperti Pengumpulan Pengolahan Data (Pulahta), Sport Science, dan Pembinaan Prestasi. Agar analisis lebih valid.

“Hasil ini, nantinya akan kami sampaikan kepada cabang olahraga agar ditindak lanjuti membuat program latihan yang tepat. Target kami jelas, mempertahankan juara umum porprov,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, memacu penerapan sport science untuk persiapan cabang olahraga.

“Jadi tes ini tak hanya menghasilkan sebuah data atlet. Tapi, bagaimana data tersebut bisa menjadi acuan cabang olahraga dalam memberikan program latihan. Jadi semua harus berdasarkan data. Ini pentingnya sport science,” tandas Arnaz. (HS-06)

Kasus Keracunan MBG di Sragen, Pemprov Jateng Periksa Sampel Makanan di Laboratorium

Hadirkan Teknologi Permesinan Terbaru, Pameran IFMAC WOODMAC 2025 Dorong Transformasi Furnitur dan Pengerjaan Kayu