in

Sisca Apresiasi Langkah Bupati Kendal yang Bakal Memberikan Pembinaan Para Pengusaha Stockpile

Ketua Komisi C DPRD Kendal Sisca Meritania.

HALO KENDAL – Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania mengapresiasi langkah dari Bupati Kendal yang akan melakukan pembinaan terhadap para pengusaha stockpile atau tempat penyimpanan sementara material yang melanggar aturan.

Hal itu disampaikan Sisca, menanggapi hadirnya Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari di Desa Margomulyo, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, dalam kegiatan Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga (Bersatu Siaga), Jumat (11/7/2025).

“Keluhan warga itu kan sudah lama. Jadi kami mengapresiasi langkah Ibu Bupati yang akan mengambil tindakan kepada pengusaha stockpile. Ya karena beliau adalah penentu kebijakan,” ungkapnya melalui pesan singkat, Sabtu (12/7/2025).

Politisi Muda Partai Gerindra tersebut juga mengatakan, terkait pertambangan yang ada di Kendal, ke depannya bagaimana dan mau dibawa kemana. Pasalnya, terkait tambang dan stockpile butuh langkah konkrit dari pemangku kebijakan.

Ia juga menyebut, dari Komisi C bersama dinas terkait yaitu Dinas Perhubungan dan Polres Kendal pernah melakukan penertiban aktivitas stockpile yang melanggar aturan.

“Selama ini, kami masih menunggu kajian dari Ibu Bupati untuk merumuskan dan mengambil keputusan yang dituangkan dalam aturan. Kalau tidak, ya akan seperti itu terus. Tertib pada saat ada pemeriksaan dan penertiban, tapi saat kami pergi, kembali ke stelan awal, yaitu melanggar dan bahkan merugikan warga sekitar,” tandas Sisca.

Sebelumnya dalam kegiatan Bersatu Siaga, warga Desa Margomulyo melalui Kepala Desanya Sujarno, meminta kepada dinas terkait, untuk menertibkan aktivitas stockpile yang melanggar aturan.

Dirinya menegaskan, kegiatan stockpile menyebabkan sembilan kios UMKM di desanya terpaksa tutup, karena terganggu oleh debu dari truk pengangkut material yang melintas.

“Ada sepuluh warga yang berjualan dan kemudian menutup usahanya. Karena mereka tidak kuat banyaknya debu yang berterbangan di wilayah sekitar. Hanya satu saja yang bertahan, masih buka,” ungkapnya.

Sujarno berharap pemerintah melalui dinas terkait untuk segera mengambil langkah dengan menertibkan perusahaan yang mengelola stockpile, untuk menerapkan langkah-langkah mitigasi seperti penyiraman area stockpile, penggunaan penutup, dan pengelolaan limbah yang baik untuk mengurangi dampak debu, agar aktivitas ekonomi warga dapat pulih kembali.

“Padahal, para pelaku UMKM hanya berjualan di sore hari sampai malam hari. Kalau bisa aktivitas pengangkutan matreal bisa berhenti di sore hari dan jalannya juga disiram, sehingga warga bisa kembali berjualan,” ungkap Kades Margomulyo.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyatakan, pihaknya akan melakukan pembinaan terhadap para pengusaha stockpile, supaya mengikuti aturan yang berlaku.

“Pemda Kendal akan melakukan pembinaan kepada pengusaha stockpile, agar para pengemudi truk pengangkut materialnya mematuhi standar operasional. Yaitu tidak melebihi muatan, menutup terpal, kemudian berangkat dari galian C itu kondisinya bersih,” tandasnya. (HS-06)

 

Pemprov Jateng Komitmen Libatkan Anak dalam Perencanaan Pembangunan

Pupuk Semangat Kader, Pemkab Klaten Gelar Jalan Sehat Harganas