in

Liga 2 akan Gunakan VAR? Ini Stadion di Jateng yang Sudah Pernah Terapkan

Foto ilustrasi fasilitas VAR di Stadion Jatidiri Semarang.

KOMEPETISI Liga 2 atau Pegadaian Championship rencananya akan menggunakan Video Assistant Referee (VAR) pada setiap pertandingan seperti kompetisi BRI Liga 1 musim lalu.

Hal ini pernah dikatakan oleh direktur utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) Ferry Paulus beberapa waktu lalu.

“Liga 2 musim depan sudah dalam tahap finalisasi penggunaan VAR,” ujar Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus, Mei lalu saat menggelar konferensi pers.

Ada pun terkait persiapan tersebut, PT LIB dikabarkan juga sudah melakukan pelatihan dan mendatangkan simulator.

“Sampai saat ini simulator sudah datang, sebulan lalu, jadi wasit-wasit Liga 2 sudah dibekali simulator baru, dan ini sudah konfirmasi, Liga 2 menggunakan VAR,” lanjutnya.

Di Jawa Tengah sendiri, saat ini sudah ada empat stadion yang pernah menggunakan VAR.

Keempat stadion tersebut yakni Stadion Jatidiri Semarang, Stadion Manahan Surakarta, Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, dan Stadion Moch Soebroto Magelang.

Stadion Jatidiri Semarang dan Stadion Moch Soebroto Magelang pernah digunakan PSIS pada kompetisi Liga 1 kemarin.

Sementara Stadion Manahan Surakarta digunakan oleh Persis Solo di Liga 1 musim lalu pula.

Sedangkan Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara digunakan oleh Persijap Jepara saat pertandingan play off Liga 2 menuju ke Liga 1 menghadapi PSPS Pekanbaru beberapa waktu lalu yang pertandingan tersebut menggunakan VAR.

Ini artinya keempat stadion tersebut memungkinkan lebih siap untuk menggelar pertandingan menggunakan VAR.

Dalam hal lain, PT LIB sebagai operator kompetisi harus memastikan fasilitas VAR di beberapa stadion seperti Stadion Tri Sanja Tegal (Persekat), Stadion Kebondalem Kendal (Kendal Tornado FC), atau pun Stadion Wergu Wetan Kudus (Persiku).

Kalau fasilitas penunjang VAR di stadion-stadion Liga 2 lainnya di Jawa Tengah tidak terpenuhi, maka bisa jadi berdampak pada klub yang akan bertanding dan akan ada tim yang menjadi musafir.

PSIS

Sementara salah satu klub Liga 2, PSIS sendiri rencananya akan berkandang di Stadion Jatidiri pada kompetisi Liga 2 2025/26.

Hal ini disampaikan oleh direktur utama PT Mahesa Jenar Semarang, Agung Buwono belum lama ini.

“PSIS tetap main di Jatidiri. Segala proses untuk menggelar pertandingan di Jatidiri juga telah kami lakukan. Salah satunya verifikasi dari PT Liga Indonesia Baru selaku operator liga,” ujar Agung.

Agung juga menambahkan, bahwa dipilihnya Stadion Jatidiri karena fasilitas yang mendukung untuk menyelenggarakan kompetisi Liga 2.

“Untuk Liga 2, Stadion Jatidiri lebih dari cukup. Apalagi kalau Liga 2 pakai VAR, di Stadion Jatidiri sudah pernah diaplikasikan di Liga 1 lalu,” lanjutnya.

Saat verifikasi dari PT LIB, Agung juga menceritakan bahwa penilaian terhadap Stadion Jatidiri cukup baik.

“Kemarin saat penilaian dari LIB juga baik, fasilitas serta lampu juga baik. Jadi kami siap untuk menggelar pertandingan Liga 2 di Jatidiri,” tutup Agung.(HS)

 

Digencarkan Gubernur Luthfi, Ini Kesiapan Kopdes Merah Putih Jateng

Jateng Siap Jadi Tuan Rumah MTQ 2026, Taj Yasin Temui Menteri Agama