in

Gelar Hari Bermuhammadiyah, Ketua PCM Muhammadiyah Sadang Kebumen :  Kami Tidak Suka dengan Stigma Kecamatan Buangan

Acara Tabligh Akbar Hari BerMuhammadiyah dengan tema "Membangun Ekonomi Umat Berkemajuan dan Berdaya", Minggu (6/7/2025). (Foto : kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sadang Kabupaten Kebumen, Bilaludin mengungkapkan ketidaksetujuannya dengan stigma yang menyebut wilayahnya sebagai “kecamatan buangan”.

“Kami tidak suka dengan stigma kecamatan buangan,” kata Bilaludin, dalam acara  Tabligh Akbar Hari BerMuhammadiyah dengan tema “Membangun Ekonomi Umat Berkemajuan dan Berdaya”, Minggu (6/7/2025).

Acara yang diikuti sekitar 1.200 peserta ini, berlangsung khidmat di Masjid Khalifah Akhmad Al-Jasiim, Sadang Kulon, sekaligus menjadi wadah dialog masyarakat dan pemerintah daerah.

Dia mengakui bahwa kondisi geografis Sadang menantang bagi investor. Namun daerah yang diakui sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark Kebumen itu, juga punya potensi alam sangat besar.

“Sumber Daya Alam kita bagian dari UNESCO Global Geopark Kebumen, yang kurang (hanya) duit,” kata dia, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Bilaludin juga berharap agar program unggulan seperti pendirian SD Mutiara Insani Muhammadiyah dan klinik PCM Sadang segera mendapatkan izin.

Menyanggapi hal tersebut, Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah untuk memajukan Sadang.

“Apapun untuk Sadang yang terbaik, pasti saya dukung,” janji Bupati Lilis.

Ia memastikan izin untuk SD Mutiara Insani Muhammadiyah dan klinik PCM Sadang akan segera diterbitkan.

Bupati Lilis juga mengakui bahwa potensi pariwisata di Sadang, terutama dalam konteks Geopark, masih perlu didongkrak mengingat Kecamatan Sadang lebih banyak kunjungan edukasi dan penelitian dibandingkan pariwisata.

Bupati Lilis menegaskan kembali bahwa Sadang tidak akan lagi menjadi wilayah yang terpinggirkan.

“Sadang hanya jauh di geografis saja, tapi dekat di hati,” ujarnya penuh optimisme.

Sebagai wujud nyata komitmennya, Bupati bahkan sedang mengupayakan pembangunan dapur umum di Sadang untuk mendukung program gizi bagi pelajar.

Acara Tabligh Akbar ini juga dimeriahkan dengan pra-acara yang menampilkan bakat anak-anak TPQ dari berbagai desa serta pelantikan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PCNA) Sadang.

Inti tausiyah yang disampaikan oleh H. Mohammad Yahya Fuad, Ketua Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata PWM Jawa Tengah, yang membahas tentang pentingnya nikmat dan rasa syukur kepada Allah.

Kehadiran berbagai tokoh penting seperti Kepala Dinas PMD, PDM dan PDNA Kebumen, Camat Sadang, serta perwakilan organisasi keagamaan dan kepala desa se-Kecamatan Sadang menunjukkan dukungan kuat terhadap upaya pembangunan Sadang.

Pada akhir acara, Bupati Lilis Nuryani menerima cenderamata istimewa berupa kain tenun dari UMKM lokal Sadang, yang telah menembus pasar Timur Tengah, menjadi simbol potensi besar yang dimiliki wilayah ini. (HS-08)

Hadiri Tasyakuran Merdi Bumi, Bupati Kebumen Singgung Janji Kampanye dan Perbaikan Jalan

Jalan Sehat Semarak Dies Natalis ke-17 Politeknik Banjarnegara