in

Warga Gelar Sedekah Waduk Cengklik,  Bupati Boyolali : Ini Bukti Kearifan Lokal Masih Hidup dan Berkembang

Bupati Boyolali, Agus Irawan membuka Sedekah Waduk Cengklik, belum lama ini. (Foto : boyolali.go.id)

 

 

HALO BOYOLALI – Ribuan warga Kecamatan Ngemplak dan daerah sekitarnya, memadati, kawasan Waduk Cengklik, untuk mengikuti kegiatan tradisi Sedekah Waduk Cengklik.

Mereka berbondong-bondong ingin menyaksikan sekaligus berebut gunungan berisi ikan dan hasil bumi yang dibawa pada Kirab dalam acara.

Gunungan tersebut diarak dari sisi timur waduk menuju Plaza Waduk Cengklik di sisi barat, oleh masyarakat dari 12 desa di Kecamatan Ngemplak.

Sesampainya di lokasi, warga yang hadir pun berebut gunungan tersebut, sembari berharap mendapat berkahnya.

Selain kirab, acara Sedekah Waduk Cengklik juga dimeriahkan dengan rebutan gunungan, pembagian 1.000 nasi bancakan, karnaval perahu hias, lomba fotografi on the spot, hiburan dangdut jadul dan beberapa stand UMKM.

Gusti Raden Ajeng (GRA) Ancillasura Marina Sudjiwo, selaku Pengageng Kawedanan Panti Budaya Pura Mangkunegaran menyampaikan, Waduk Cengklik dibangun Pura Mangkunegaran pada masa pemerintahan Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara VII yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan air pada masa itu.

Ia juga mengatakan, adanya Waduk Cengklik saat ini menjadi sumber kehidupan untuk warga sekitarnya.

Acara hari ini merupakan wujud syukur kepada Tuhan agar kedepannya semua yang dilakukan bisa berjalan dengan baik dan lancar.

“Semoga kita semua bisa menjaga waduk agar tetap bersih dan lestari, sehingga bisa menjadi destinasi wisata juga dan juga tetap kita kembangkan sebagai salah satu peninggalan sejarah dan budaya,” kata dia, seperti dirilis boyolali.go.id, pada Minggu (6/7/2025).

Menghadiri acara tersebut, Bupati Boyolali Agus Irawan mengungkapkan harapannya agar acara Sedekah Waduk Cengklik ini menjadi agenda rutin tahunan karena bentuk pelestarian tradisi, rasa syukur kepada Tuhan atas karunia alam, khususnya Waduk Cengklik yang telah memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dalam beberapa sektor kehidupan.

“Ini juga menjadi salah satu bukti bahwa kearifan lokal masih hidup dan terus berkembang di tengah masyarakat Kabupaten Boyolali.” katanya. (HS-08)

Rasya Kanaya dan Awa Qothrun Terpilih Mas Mbak Klaten 2025

Mas dan Mbak Duta Wisata Boyolali 2025 Siap Promosikan Wisata Boyolali